Badai Sally di Pantai Teluk AS mendorong kenaikan harga minyak karena lebih dari seperempat produksi di lepas pantai ditutup. Tercatat hampir 500.000 barel per hari (bpd) produksi minyak mentah yang dihentikan di Teluk.
Baca Juga: Permintaan Minyak Dunia Turun, Harganya Juga
Sebagai informasi, harga minyak telah jatuh ke posisi terendah dalam sejarah saat krisis virus corona membuat permintaan menurun. OPEC dan sekutunya pun melakukan pemangkasan produksi besar-besaran.
Namun saat karantina wilayah atau lockdown dilonggarkan, minyak Brent mulai pulih dari level terendah 21 tahun di bawah USD16 pada April 2020.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.