Harga Emas Turun 1,1% Jadi USD1.949/Ounce

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 18 September 2020 07:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 320 2279704 harga-emas-turun-1-1-jadi-usd1-949-ounce-xQMFxTNeDl.jpg Harga Emas Turun. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Harga emas jatuh ke level terendah dalam seminggu ini, setelah Federal Reserve AS memupus harapan investor untuk lebih banyak memberikan stimulus dalam mendukung pemulihan ekonomi yang dilanda akibat virus corona.

Harga emas di Spot turun 0,8% menjadi USD1.943,87 per ounce, setelah jatuh ke level terendah sejak 9 September ke USD1.932,36. Emas berjangka AS turun 1,1% menjadi USD1.949,90.

Baca Juga: Konflik Turki-Yunani Berpotensi Kerek Harga Emas

"Terlepas dari kenyataan bahwa Fed cukup dovish, tampaknya pasar emas tidak cukup dovish. Ada kekhawatiran bahwa tidak ada lagi pelonggaran kuantitatif, mungkin ada sedikit momentum untuk emas," ujar Kepala Strategi Komoditas TD Securities Bart Melek, dilansir dari CNBC, Jumat (18/9/2020).

Sebenarnya harga emas telah naik 28% sepanjang tahun ini, di mana hal tersebut didorong suku bunga Fed mendekati nol dan permintaan lindung nilai terhadap inflasi. Namun, Bank Sentral AS menyatakan bahwa pihaknya mengharapkan pemulihan ekonomi lebih cepat dari perkiraan dan jumlah pengangguran turun.

Baca Juga: Sampai Kapan Harga Emas Terus Tinggi?

"Banyak yang mengharapkan kejelasan lebih lanjut tentang bagaimana Fed berencana untuk memicu inflasi dalam beberapa bulan mendatang," kata Analis Senior Kitco Metals Jim Wyckoff.

Sementara itu, harga perak turun 1,4% menjadi USD26,85 per ounce, platinum turun 3,5% menjadi USD934,70 per ounce, dan paladium turun 3% menjadi USD2.327.51.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini