Larangan Masker Scuba dan Buff di KRL, Masih Sebatas Sosialisasi

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 18 September 2020 12:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 320 2279824 larangan-masker-scuba-dan-buff-di-krl-masih-sebatas-sosialisasi-VFalikjRZP.jpg Masker Scuba dan Buff Jangan Digunakan Saat Naik KRL. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyatakan belum melakukan pelarangan pemakaian masker jenis scuba dan buff pada pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) di Jabodetabek. Hal ini masih sebatas sosialisasi dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 di dalam KRL.

"Kita masih sosialisasi," VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba saat dihubungi, Jumat (18/9/2020).

Baca Juga: Alasan Masker Scuba dan Buff Dilarang di KRL

Namun sayangnya, Anne enggan menjawab lebih detail ketika ditanya masa sosialisasi itu berlangsung sampai kapan. Hingga kini, pertanyaan yang belum membalas pesan singkat dari Okezone.

Seperti diketahui, beberapa hari lalu, PT KCI mengeluarkan aturan untuk menghindari pemakaian masker scuba dan buff. Hal ini ditulis dalam unggahan PT KCI di akun Instagram resminya.

"Hindari pemakaian masker scuba atau buff yang hanya 5% efektif dalam mencegah risiko terpaparnya akan debu, virus, dan bakteri," tulis PT KCI dalam akun Instagram @commuterline yang dikutip Okezone pada Kamis (17/9/2020).

Baca Juga: Penumpang KRL Turun di Hari Pertama PSBB Jakarta, WFH Ya?

Dijelaskan di situ, masker scuba tidak cukup efektif untuk menghalau virus saat digunakan. Selain masker scuba, masker buff pun tidak disarankan untuk dipakai di dalam kereta yang notabenenya selalu ramai.

Sementara itu, dalam unggahan tersebut pun diterangkan jenis masker lain dan efektivitasnya dalam menangkal virus. Seperti masker N95 punya efektivitas 95 hingga 100%, masker bedah (80-95%), masker FFP1 (80-95%), dan masker bahan 3 lapis (50-70%).

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini