Bongkar Kebobrokan Pertamina, Erick Thohir Minta Ahok Klarifikasi

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 18 September 2020 12:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 320 2279832 bongkar-kebobrokan-pertamina-erick-thohir-minta-ahok-klarifikasi-9olNSpQw1j.jpg Metneri BUMN Erick Thohir Memanggil Komut Pertamina Ahok. (Foto: Okezone.com/BUMN)

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjelaskan hasil pertemuan antara Menteri BUMN Erick Thohir dengan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Pertemuan tersebut dilaksanakan pada Kamis 19 September 2020 di gedung Kementerian BUMN.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebut, pemanggilan Ahok terkait mengklasifikasi sejumlah komentarnya perihal komisaris lobi-lobi menteri, komisaris titipan, dan sejumlah persoalan Pertamina yang disampaikan Ahok.

"Pak Menteri (Erick Thohir) kan memanggil Pak Ahok, kemarin kan ada video yang viral. Na, jadi Pak Menteri ingin (Ahok) mengklarifikasi dan meminta masukan dari Pak Ahok," ujar Arya kepada wartawan, Jumat (18/9/2020).

Baca Juga: Ahok Sebut Dirinya Eksekutor, Stafsus Erick: Komut BUMN Top Semua

Dalam pertemuan itu, Ahok menyampaikan sejumlah permasalahan dan kelemahan BUMN sektor migas tersebut. Arya bilang, masukan itu ditampung dan dikaji kembali oleh Erick Thohir.

Dalam kesempatan itu, Erick Thohir pun menyampaikan, sejumlah masukan kepada Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Erick, kata Arya menyebut, seyogyanya Ahok melakukan pengawasan dan memperkuat tim di dalamnya. Bila ada kesalahan yang dilakukan Direksi maka tugas Ahok untuk mengevaluasinya. Langkah itu sesuai dengan tugas Ahok sebagai Komisaris Utama yang diamankan Erick Thohir.

Baca Juga: Ahok Bongkar Ada Eks Direksi Pertamina Tetap Digaji Rp100 Juta

"Pak Menteri juga sharing apa saja yang dilihat beliau dari informasi-informasi yang ada, dari sini bisa disatukan nih. Dan memang sebagai Komut Pak Ahok ditugaskan oleh Kementerian BUMN untuk melakukan pengawasan kepada Pertamina.

Itu bagian tugas dari Pak Ahok. Pak Menteri juga meminta sebagai komisaris utama Pak Ahok bisa membangun tim yang kuat di Pertamina," kata Arya.

Arya juga mengatakan, salah satu tugas Komut adalah melakukan transformasi di Pertamina. Di mana, komut mampu melibatkan direksi lain yang ada di dalam Pertamina agar mampu membawa kinerja perseroan lebih baik ke depannya.

"Untuk semakin kuat. Jadi kerja sama tim dimintakan juga oleh Pak Menteri kepada Pak Ahok," ujarnya.

“Selain itu, khusus untuk kementerian, lembaga dan instansi pemda di wilayah Jabodetabek, melalui SE No. 65/2020 kami meminta para PPK melaporkan secara rutin setiap minggunya pelaksanaan pembagian tugas kedinasan dan shift kerja pegawai ASN. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya penularan yang dapat terjadi di transportasi umum ataupun lingkungan kantor,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini