Pembangunan Bandara Lanjut Terus meski Ada Covid-19

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 21 September 2020 16:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 320 2281343 pembangunan-bandara-lanjut-terus-meski-ada-covid-19-YcXtFPYjVT.jpg Kemenhub Terus Lanjutkan Pengerjaan Proyek Bandara. (Foto: Okezone.com/AP II)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menginginkan pembangunan infrastruktur bandara udara di sejumlah wilayah Indonesia tetap berjalan meski dalam kondisi pandemi Covid-19. Sebab, penyediaan bandara dinilai menjembatani berbagai aktivitas yang mampu mendorong perekonomian nasional.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, dari sejumlah perbaikan dan pembangunan itu, terdapat sebanyak 175 bandara yang nantinya dibangun di daerah perbatasan Indonesia. Selain itu, ada 21 bandara, 10 di antaranya adalah bandara primer atau hub dan super hub yang dilakukan di beberapa titik.

"Pemerintah juga membangun 21 bandara, ada 10 bandara hub primer dan juga mengembangan 175 bandara untuk memastikan pergerakan di daerah terpencil, terdepan, tertinggal di wilayah perbatasan, itu terus dilaksanakan dengan baik," ujar Budi dalam Webinar, Jakarta, Senin (21/9/2020).

Baca Juga: Menhub Sebut Otoritas Bandara Merupakan Ujung Tombak Pemerintah di Sektor Penerbangan

Bandara udara memiliki peran penting bagi Indonesia sebagai negara kepulauan. Dengan posisi geografis seperti itu, bandara akan menjadi jembatan bagi konektivitas transportasi bagi kegiatan sosial dan ekonomi.

"Sektor udara sangat penting apalagi untuk Indonesia yang memiliki berbagai pulau yang jauh di sana. Ini sebagai jembatan, merupakan kawasan Indonesia dan memegang peran penting dalam menghadirkan satu negara dalam menyelenggarakan konektivitas transportasi, mendorong peningkatan perekonomian nasional dan meningkatkan keberagaman di Indonesia," ujarnya.

Intensitas pembangunan Infrastruktur bandara di tengah krisis kesehatan dan ekonomi memang menjadi perhatian besar Presiden Joko Widodo. Budi menyebut, kepala negara tidak ingin pandemi menjadi penghalang bagi pihaknya untuk terus melanjutkan proyek di sektor bisnis penerbnagan tersebut.

Bahkan, Jokowi berpesan kepada sejumlah menterinya bahwa, protokol kesehatan harus tetap dijaga, namun yang namanya pembangunan infrastruktur tetap harus berjalan baik.

Budi menyebut, pesan dan arahan Presiden sudah dilakukan dengan meninjau sejumlah proyek pengembangan di Timur Indonesia yaitu, Labuan Bajo, Kupang, dan Lombok. Selain itu, dia juga meninjau pembangunan 40 rute bandara di Papua.

"Karena itu, kita menjaga amanah Pak Presiden dengan terus menyelenggarakan transportasi udara di hampir 40 rute kalau di papua itu, adalah jembatan udara. Jembatan udara apakah maksudnya, mengantar logistik, membuat satu kegiatan angkutan di daerah yang jauh dan tertinggal di pelosok seperti di Papua, Kalimantan Utara, Aceh dan beberapa tempat," ujar dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini