Ekosistem Logistik Nasional Pacu Kinerja Ekspor Impor RI

Ferdi Rantung, Jurnalis · Kamis 24 September 2020 16:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 24 320 2283146 ekosistem-logistik-nasional-pacu-kinerja-ekspor-impor-ri-tb0bcnkD6Q.jpg Pelabuhan (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah membentuk National Logistic Ecosystem (NLE) atau Ekosistem Logistik Nasional. Tujuannya untuk meningkatkan kinerja logistik nasional, memperbaiki iklim investasi, dan meningkatkan daya saing perekonomian nasional.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menilai program NLE ini nantinya akan meningkatkan kinerja ekspor dan impor di Tanah Air. Karena lalu lintas barang akan lebih cepat.

Baca Juga: Ada Covid-19, Omzet Angkutan Logistik Alami Penurunan hingga 60%

"Penerapan NLE ini akan mempercepat proses ekspor impor sehingga menyelaraskan arus lalu lintas barang dengan arus dokumen internasional. Ini kita sambut dengan sangat baik karena akan meningkatkan produktivitas dan juga nilai ekspor maupun impor. Kami mengapresiasi sekali terhadap semua entitas logistik," kata Agus dalam konferensi pers bersama kementerian/lembaga "Ekosistem Logistik Nasional" secara virtual, Kamis (24/9/2020). 

Dia menyampaikan, proses ini akan memperlancar barang mulai dari kedatangan sarana pengangkut, ke pelabuhan, sampai ke gudang. Dengan peran entitas logistik ini memang masih sangat dibutuhkan agar ekosistem logistik di Indonesia bisa berdampak maksimal.

Baca Juga: Jokowi Minta Road Mapp NLE Dilakukan dalam 4 Bulan

Guna mendukung sistem ini, Kemendag juga akan melakukan penyederhanaan proses pelayanan perizinan terkait perdagangan internasional maupun domestik. Dengan ini akan mengoptimalkan penerapan-penerapan kebijakan lain di bidang perdagangan untuk mewujudkan efisiensi ekosistem logistik nasional seperti penataan pergudangan, serta bekerja sama dengan Pemerintah daerah untuk menjajaki pembangunan terminal-terminal yang sesuai kebutuhan.

"Kita akan bekerjasama dengan pemda untuk membangun terminal-terminal barang, sehingga meningkatkan juga kepada proses atau produktivitas ekspor-impor kita sehingga nantinya ekspor naik, dan impornya lancar khususnya untuk bahan baku penolong ekspor," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini