Kemenkeu Buka-bukaan soal Stimulus Bebas Bayar Cicilan KPR

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 25 September 2020 20:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 470 2283933 kemenkeu-buka-bukaan-soal-stimulus-bebas-bayar-cicilan-kpr-W4AgZOtZY4.jpg Properti (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah menggodok pembebasan angsuran pokok dan bunga untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) maksimal Rp500 juta.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu mengatakan, rencana ini masuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN) di 2020.

"Ada beberapa usulan yang tidak harus (dilaksanakan) 2020, bisa 2021. Beberapa yang kita lihat sekarang adalah rumah," ucap Febrio dalam diskusi virtual Kemenkeu, Jumat (25/9/2020).

Dia melanjutkan pemerintah belum menentukan skema spesifik yang akan digunakan untuk bantuan KPR. Namun menurutnya, bantuan KPR sangat dibutuhkan oleh masyarakat, utamanya yang berpenghasilan rendah.

"Stimulus untuk perumahan juga disebut memiliki efek pengganda. Seperti penciptaan lapangan kerja, mengingat sektor konstruksi akan membutuhkan banyak orang untuk membangun rumah," bebernya.

Dia menambahkan stimulus tersebut juga berpotensi mendorong pertumbuhan investasi. Adapun, sebanyak 75% dari Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang masuk ke Indonesia adalah terkait bangunan.

"Kalau kita dorong pembangunan rumah, kita juga akan dorong investasi dan mempekerjakan banyak orang," tandasnya.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini