Tolak Omnibus Law, 5 Juta Buruh Bakal Mogok Nasional 6-8 Oktober

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 01 Oktober 2020 13:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 320 2286727 tolak-omnibus-law-5-juta-buruh-bakal-mogok-nasional-6-8-oktober-QMCB6IgU26.jpeg Omnibus Law (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Puluhan pimpinan konfederasi dan federasi serikat pekerja menyepakati untuk melakukan mogok nasional sebagai bentuk penolakan terhadap Omnibus Law RUU Cipta Kerja. Rencananya aksi itu akan dilaksanakan pada 6 Oktober hingga 8 Oktober 2020.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal memastikan kegiatan itu akan dilakukan secara konstitusional dengan tertib dan damai. Rencanya, dimulai pada 6 Oktober 2020 dan diakhiri pada saat sidang Paripurna yang membahas RUU Cipta Kerja pada 8 Oktober 2020.

“Dalam mogok nasional nanti, kami akan menghentikan proses produksi. Di mana para buruh akan keluar dari lokasi produksi dan berkumpul di lokasi yang ditentukan masing-masing serikat pekerja di tingkat perusahaan,” kata Said, Kamis (1/10/2020).

Baca Juga: RUU Cipta Kerja Segera Disahkan, Serikat Pekerja Minta 3 Hal Ini 

Dia menjelaskan, dasar hukum secara konstitusional mogok nasional ini adalah menggunakan dua undang-undang, yaitu UU No 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum dan UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

"Para buruh tentu akan mengikuti prosedur dari dua undang-undang tersebut,” ujarnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini