Lanjut dia mengatakan, pertumbuhan ekonomi Bali pun mengalami penurunan akibat aktivitas ekonomi yang minim.
"Pada kuartal I minus 1,14%, jumlahnya makin merosot pada kuartal II yang mencapai minus 10%. Maka dari itu pemerintah meluncurkan program ini," tambahnya.
Program PEN dengan anggaran Rp111,23 miliar dari KKP ini disebutkannya akan berfokus mulai dari perairan Nusa Dua, lalu daerah Sanur, Serangan, dan seterusnya dengan luas 50 hektar. Potensi serapan kerjanya adalah sekitar 11,3 ribu orang dari berbagai level dan kalangan.
"Saya lapor ke Presiden Jokowi tahun depan kalau bisa sampai lanjut ke beberapa ratus hektar. Sekaligus menunjukkan seriusnya pemerintah memperbaiki ekosistem laut. Jadi perbaikan ekonomi dan pemulihan ekosistem bisa berjalan seiring," pungkas Luhut.
(Feby Novalius)