Harga Emas Dunia Melonjak 1% di Tengah Lesunya Dolar AS

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 10 Oktober 2020 08:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 10 320 2291433 harga-emas-dunia-melonjak-1-di-tengah-lesunya-dolar-as-U7I6l3hqFP.jpg Emas (Shutterstock)

NEW YORK - Harga emas melonjak lebih dari 1% pada hari Jumat (9/10/2020) waktu setempat. Hal ini dikarenakan dolar melemah.

Dalam perjalanan ke kenaikan mingguan kedua berturut-turut, harga emas naik juga disebabkan negosiasi baru untuk stimulus AS mendorong investor untuk membeli emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

 Baca juga: Daftar Lengkap Kenaikan Harga Emas Antam, Termurah Rp533.000

Mengutip CNBC, Jakarta, Sabtu (10/10/2020), spot emas naik 1% menjadi USD1.912,22 per ons, selama sepekan sudah naik 0,7%. Sedangkan, emas berjangka AS naik 1,2% menjadi USD1.917,90.

“Perputaran apakah kita akan mendapatkan stimulus atau tidak tampaknya mempengaruhi harga emas; emas telah reli karena stimulus besar dari Federal Reserve AS dan pemerintah, dan jika itu terus berlanjut, itu akan mendukung emas lebih lanjut," kata Robin Bhar, seorang analis independen.

 Baca juga: Harga Emas Naik Tipis Menanti Kepastian Pilpres AS

Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin melanjutkan pembicaraan mereka mengenai rencana bantuan virus korona, setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan negosiasi awal pekan ini.

Bhar menambahkan, investor yang memiliki portofolio di ekuitas, pendapatan tetap juga akan mencoba mencari cara untuk melindungi nilai ketidakpastian ekonomi dan stimulus.

Emas, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang, telah naik 26% tahun ini. Didorong oleh stimulus besar-besaran secara global untuk meredam dampak ekonomi pandemi.

Dolar jatuh terhadap saingannya, di tengah meningkatnya taruhan bahwa Joe Biden akan keluar sebagai pemenang dalam pemilihan presiden AS dan mungkin menawarkan lebih banyak pos stimulus.

Sementara itu, dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas menambahkan lebih dari 1.000 ton emas batangan senilai USD60 miliar ke persediaan mereka dalam sembilan bulan pertama tahun 2020, kata Dewan Emas Dunia.

Perak naik 1,7% menjadi USD24,24 per ons, naik lebih dari 2% untuk minggu ini. Platinum naik 1,6% menjadi USD875,80 dan paladium naik 1,3% menjadi USD2.401,99.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini