Mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini juga menyampaikan bahwa para lulusan PKN STAN hari ini telah masuk ke dalam kelompok kecil dari masyarakat Indonesia, dimana hanya 9 persen masyarakat Indonesia yang mampu dan memiliki keberuntungan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Baca juga: Sri Mulyani Kembali Jadi Menteri Keuangan Terbaik se-Asia Timur dan Pasifik 2020
"Sebagai masyarakat yang memiliki keberuntungan dan kesempatan mendapatkan pendidikan tinggi muncul tanggung jawab yang sangat besar. Artinya kalian akan dituntut untuk terus membangun dan memperbaiki negara dan bangsa kita," kata dia.
Sri Mulyani juga mengutip ucapan salah satu tokoh dunia, Nelson Mandela yang berkata "education is the most powerfull weapon which can use to chance the world." Dengan arti, pendidikan adalah alat atau senjata yang paling luar bisa kekuatannya, sangat mampu untuk bisa mengubah dunia.
"Jadi, kalau kalian menyanyikan Indonesia raya, berikirar untuk membangun Indonesia, itu bukan sekadar tekad, kalian diberikan sarana dalam bentuk pendidikan terbaik di republik Indonesia bahkan dalam kalian menuntut ilmu dibayar oleh uang negara," ucapnya.
(Fakhri Rezy)