Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Posting soal BRIS, Ustad Yusuf Mansur: Belajar Keuangan adalah Wajib

Rani Hardjanti , Jurnalis-Kamis, 15 Oktober 2020 |17:35 WIB
Posting soal BRIS, Ustad Yusuf Mansur: Belajar Keuangan adalah Wajib
Ustad Yusuf Mansur. (Foto: Okezone.com/yusufmansurnew)
A
A
A

JAKARTA - Merger 3 bank syariah milik pemerintah menjadi sejarah baru dalam perjalanan ekonomi Indonesia. Situasi itu pun tak luput perhatian Ustad Yusuf Mansur memposting pergerakan saham PT Bank BRI Syariah Tbk (BRIS).

Ustad yang memiliki sejumlah bisnis ini memposting gambar pergerakan saham BRIS yang menguat 280 poin atau menguat 24,89% ke posisi Rp1.405. BRIS merupakan emiten yang akan menjadi survivor 2 bank syariah lainnya, yakni Bank Syariah Mandiri dan Bank BNI Syariah.

Baca Juga: Merger, Bank BUMN Syariah Bakal Naik Kelas

Berikut ini postingan Ustad Yusuf, seperti dikutip Okezone, Kamis (15/10/2020).

Bljr Keuangan, adlh bljr yg "wajib" sbnrnya bagi semua insan Indonesia... Saya ngajarin banget anak2 saya... &santri2. Sebisa mungkin soal keuangan. Bukannya apa. Sehari2 kita bersentuhan dg uang. Masa kita ga mempelajarinya. Semakin baik penguasaan akan uang&keuangan, &yg terkait, akan semakin bagus. Banyak yg kemudian hidup susah, sbb ga mau bljr hal sederhana misalnya... Ngelola uang jajan, uang dapur, uang gaji, &uang orang. Makanya saya trs aja bljr.


Trkait dg MERGER Bank Syariah... Berikut Analisa Sederhana ;

Mandiri Syariah dimiliki Bank Mandiri (BMRI). BNI Syariah dimiliki bank BNI (BBNI). Kedua bank Syariah itu belum go public, tetapi dimiliki induknya yg sudah go public.

Kedua bank itu akan dilebur ke BRIS.

Di teori Text Book Intermediate Accounting maka seharusnya akan terjadi Share Swap antara BMRI dan BBNI sebagai pemilik 2 anak usaha bank Syariah dengan "menyerahkan" 100% saham nya di dua bank Syariah nya ke BRIS.

Baca Juga: Merger, Bank Syariah BUMN Naik Kasta

Sebaliknya BRIS akan menyerahkan sebagian saham nya ke BMRI dan BBNI sebagai konpensasinya. Share swap.

Untuk itu, paling mungkin adalah BRIS mengeluarkan saham BARU dari portepel yg akan diserahkan ke BBNI dan BMRI. Intinya saham BRIS yg beredar akan Makin banyak.

Sebagai pemegang saham BRIS saat ini, memang nanti akan terdilusi jumlah saham kita, secara otomatis persentase nya juga. Tapi jumlah saham yg kita pegang TETAP SAMA.

Kuncinya adalah di VALUASI. Berapa valuasi BNI Syariah dan Mandiri Syariah per lembar saham nya, dan berapa di BRIS.

.Setelah didapat valuasi maka barulah share swap terjadi. Kalau diibaratkan seperti tuker guling tanah.

Ini yg para analis blm hitung & hanya bicara kulitnya saja.

.Metode valuasi pun ada berbagai macam, tapi menganggap Net Asset Value (NAV) per lembar saham adlh yg paling fair.

Scr persentase Kita terdilusi, tapi jumlah saham bakal

tetap. Diperkirakan NAV BRIS jg tdk akan melonjak sendirian karena akan merugikan BBNI dan BMRI yg mana ada pemegang saham publiknya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement