Utang Luar Negeri RI Capai Rp6.076 Triliun, Masih Sehat?

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 15 Oktober 2020 10:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 320 2293931 utang-luar-negeri-ri-capai-rp6-076-triliun-masih-sehat-YqS69WUCFW.jpg Utang Pemerintah (Foto: Shutterstock)

 JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan, struktur Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tetap sehat, didukung penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

Saat ini rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir Agustus 2020 sebesar 38,5%, relatif stabil dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya sebesar 38,2%.

"Struktur ULN Indonesia tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang dengan pangsa 89,0% dari total ULN," kata Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako di Jakarta, Kamis (15/10/2020).

Baca Juga: Kian Meroket, Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp6.076 Triliun

Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus meningkatkan koordinasi dalam memantau perkembangan ULN, didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menyokong pembiayaan pembangunan dan mendorong pemulihan ekonomi nasional, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.

Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia meningkat. Posisi ULN Indonesia pada akhir Agustus 2020 tercatat sebesar USD413,4 miliar atau setara Rp6.076,98 triliun (kurs Rp14.700 per USD).

ULN ini terdiri dari ULN sektor publik (Pemerintah dan Bank Sentral) sebesar USD203,0 miliar dan ULN sektor swasta (termasuk BUMN) sebesar USD210,4 miliar.

Rupiah Melemah di Angka Rp14.777/USD

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini