Hari Pangan Sedunia, Ekspor Pertanian RI Rp258 Triliun

Safira Fitri, Jurnalis · Jum'at 16 Oktober 2020 10:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 320 2294524 hari-pangan-sedunia-ekspor-pertanian-ri-rp258-triliun-QrmtkQQVLd.jpg Petani (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA - Pada periode Januari-Agustus 2020, sektor pertanian Indonesia meningkatkan jumlah ekspor sebesar 8,82% dengan nilai mencapai Rp258 triliun. Namun, nilai tersebut bisa terus ditingkatkan dan komoditas baru pun siap diekspor.

Salah satunya yakni kelapa yang dari akar sampai daunnya menyimpan nilai ekonomi tinggi. Selain itu, komoditas olahan kelapa Indonesia juga memiliki kualitas ekspor ke luar negeri.

Baca Juga: 4 Strategi agar Sektor Pertanian Tetap Tumbuh saat Resesi

Pada September ini, kelapa diekspor dari Kepulauan Riau, nilai ekspor komoditas ini mencapai angka miliaran rupiah dengan berbagai tujuan negara. Oleh sebab itu, produk olahan kelapa Indonesia saat ini menjadi komoditas unggulan di kala masa pandemi Covid-19.

"Santan kelapa, bubuk kelapa, virgin coconut oil (VCO), sampai arang, diekspor ke seluruh penjuru dunia dengan nilai ekspor mencapai miliaran rupiah," tulis keterangan Instagram @kementerianpertanian, Jakarta, Jumat (16/10/2020).

Lalu, virgin coconut oil juga menjadi salah satu komoditas unggulan yang kini dicari di kala pandemi Covid-19, karena mampu meningkatkan imunitas tubuh.

 

Sementara, santan kelapa senilai Rp1,6 miliar diekspor ke Jerman dan bubuk kelapa 108 ton dikirim ke India dengan nilai Rp1,2 miliar. Ekspor arang sendiri dikirim ke Malaysia dengan jumlah 7 ton dan bernilai Rp49 juta.

"Kementerian Pertanian (Kementan) RI memiliki program strategis Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks). Berdasarkan data, terdapat 544 kabupaten/kota teridentifikasi memiliki potensi untuk ekspor," lanjut keterangan

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini