4 Strategi agar Sektor Pertanian Tetap Tumbuh saat Resesi

Safira Fitri, Jurnalis · Rabu 07 Oktober 2020 13:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 320 2289805 4-strategi-agar-sektor-pertanian-tetap-tumbuh-saat-resesi-BQKH9SdpCZ.jpg Pertanian (Shutterstock)

JAKARTA - Strategi terus disiapkan saat jelang resesi di Indonesia. Di tengah kejatuhan tersebut, sektor pertanian yang kini jadi andalan penopang ekonomi nasional memiliki empat stategi agar terus tumbuh.

Mengutip keterangan unggahan instagram @Kementerianpertanian, Jakarta, Rabu 7/10/2020), menghadapi situasi perekonomian di tengah pandemi, pertanian menjadi satu-satunya sektor yang masih tumbuh. Bahkan, bisa tumbuh 16,24% pada kuartal II-2020 di saat sektor lain turun.

 Baca juga: Cuaca Ekstrem Timbulkan Risiko Mutu Pertanian, Apa Langkah Mentan?

Untuk itu ada beberapa strategi untuk terus mempertahankan pertumbuhan positif di sektor pertanian sebagai berikut:

1. Meningkatkan produktivitas

Tanaman pangan sebagai kebutuhan utama masyarakat harus terus ditingkatkan produktivitasnya. Lahan pertanian alternatif potensial seperti di food state Kalimantan Tengah, akan meningkatkan stok pangan nasional.

2. Diversifikasi pangan lokal

Makanan pokok masyarakat tidak hanya bertumpu pada beras. Potensi sumber karbohidrat lainnya seperti singkong, jagung, sagu, pisang, kentang, talas, dan sorgum harus dibiasakan untuk mensubstitusi beras.

 Baca juga: 4 Upaya Perkuat Lumbung Pangan di Tengah Covid-19

3. Penguatan cadangan logistik

Lumbung pangan nasional yang dikelola Bulog harus diperkuat. Pengelolaan pangan ini bisa diperkuat dengan penguatan cadangan pangan di tingkat provinsi hingga desa oleh masyarakat secara langsung.

4. Modernisasi pertanian

Modernisasi dan mekanisasi pertanian melalui pendekatan teknologi dan peran generasi muda, menjadikan lahan pertanian tergarap maksimal.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini