Curhat Pengusaha Mal soal Peritel Online: Anak Emas

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 16 Oktober 2020 20:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 320 2294931 curhat-pengusaha-mal-soal-peritel-online-anak-emas-61OGBii8oL.jpg Mal (Shutterstock)

JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengungkapkan, kehadiran ritel online salah satu tantangan bagi pelaku ritel offline. Akan tetapi bukan berarti hal itu menjadi ancaman, namun peritel offline hanya perlu lebih berinovasi.

Seperti diketahui, platform belanja online atau e-commerce semakin menjamur di Indonesia. Di mana dalam pandemi Covid-19, ritel online pun semakin masif berkembang, di tengah kondisi ritel offline yang terpuruk.

 Baca juga: 20% Tenant Tutup, Pengusaha Mal Bisa Bertahan dari Corona?

Pihaknya juga mempuyai catatan yakni, aturan pilih kasih pada perundang-undangan Indonesia terhadap ritel offline dan online. Hal ini membuat kehadiran ritel berbasis online ini sangat menggangu.

"Jadi, online itu kan relatif bebas pajak, bebas kewajiban macam-macam. Sehingga harga jual mereka bisa jauh lebih murah dari pada offline," ujar dia dalam acara MarkPlus Industry, Jumat (16/10/2020).

 Baca juga: Ada Corona, Masyarakat Tak Mau Lama-Lama di Mal

Dia menjelaskan, tidak adanya aturan yang setara atau level playing field antara online dan offline yang menjadi sangat merugikan bagi peritel offline. Dan akhirnya, sistem ini yang membuat banyak gerai ritel terpaksa tutup.

"Masalahnya yakni adalah perlakuan terhadap online yang memang betul-betul seperti anak emas. Dan offline ini anak tiri. Hal ini yang menurut saya membahayakan," ungkap dia.

Kemudian, lanjut dia, kehadiran ritel online pada dasarnya tantangan biasa yang harus dihadapi seiring perkembangan jaman. Maka itu pasca pandemi, ritel offline harus mampu berinovasi agar bisa kembali menggaet pasar yang sempat tergerus.

"Menurut saya tidak perlu dikhawatirkan. Setiap jaman selalu ada tantangan, dan kali ini dengan online, tapi kita bisa cari inovasi untuk hadapi itu," tutur dia.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini