JAKARTA – Wall Street ditutup bergerak dua arah pada perdagangan kemarin. Bursa saham AS ditutup beragam karena investor meneliti data penjualan ritel bulanan.
Melansir Xinhua, Sabtu (17/10/2020), indeks Dow Jones Industrial Average naik 112,11 poin atau 0,39% menjadi 28.606,31. S&P 500 naik 0,47 poin atau 0,01% menjadi 3.483,81. Indeks Komposit Nasdaq turun 42,32 poin atau 0,36% menjadi 11.671,56.
Baca juga: Wall Street Berakhir Menguat Ditopang Saham-Saham Teknologi yang Mulai Bangkit
Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan utilitas naik 1,08%, memimpin kenaikan. Energi merosot 2,3%, kelompok dengan kinerja terburuk.
Perusahaan China yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan delapan dari 10 saham teratas berdasarkan bobot di indeks China 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimis.
Pergerakan itu terjadi setelah data menunjukkan penjualan ritel AS naik lebih dari yang diharapkan bulan lalu. Departemen Perdagangan melaporkan, penjualan ritel AS naik 1,9% pada September. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan kenaikan 1,2%.
"Ada banyak pemulihan dalam grafik itu, tetapi proses penyembuhan telah melambat masih ada kerusakan yang jelas dalam perekonomian," kata Kepala Ekonom di FHN Financial Chris Low dalam sebuah catatan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.