Lembaga Investasi Made in Omnibus Law Beroperasi Januari 2021

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 20 Oktober 2020 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 320 2296749 lembaga-investasi-made-in-omnibus-law-beroperasi-januari-2021-9s1MeZlqSX.jpg Investasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah menargetkan pembentukan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) yang diatur dalam Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja bisa selesai pada awal 2021

“Termasuk juga yang akan kami launching dan ada juga dalam Omnibus Law adalah pendirian daripada Indonesia Investment Authority atau Sovereign Wealth Fund (SWF) dari Indonesia yang diharapkan bisa mulai beroperasi di Januari 2021 nanti,” ujar Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo dalam diskusi virtual, Selasa (20/10/2020).

Undang-Undang Cipta Kerja juga akan menjadi kerangka pemulihan ekonomi di 2021 dan 2022. Nantinya, komponen pertumbuhan ekonomi tidak hanya dari permintaan domestik, melainkan juga didorong masuknya investasi.

“Komponen investasi diperlukan untuk bisa masuk ke Indonesia secara signifikan di awal pemulihan dari dampak Covid-19, jadi diharapkan pertumbuhan ekonomi dapat tumbuh 5% lagi. Tanpa masuknya investasi dan jika hanya bergantung pada konsumsi dan permintaan domestik, maka akan jadi challenging membawa pertumbuhan ekonomi kembali di posisi 5%,” tuturnya.

Sebagai informasi, LPI sendiri akan menjadi lembaga pengumpul investasi untuk masuk ke proyek-proyek di Indonesia. Modal dikelola dengan skema dana abadi (Sovereign Wealth Fund/SWF).

Untuk susunan pengawas dan direksi nanti akan berasal dari kalangan menteri dan profesional. Lembaga ini bertanggung jawab langsung ke presiden dan tidak sama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini