Jokowi Lobi PM Jepang Suga Gabung Lembaga Pengelola Investasi

Dita Angga R, Jurnalis · Selasa 20 Oktober 2020 19:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 320 2296818 jokowi-lobi-pm-jepang-suga-gabung-lembaga-pengelola-investasi-brJLVVxBb7.jpg Presiden Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga mengatakan bahwa Jepang merupakan salah satu mitra strategis Indonesia di bidang ekonomi. Dia juga mengungkapkan apresiasinya terkait relokasi investasi beberapa perusahaan Jepang ke Indonesia.

“Saya menyambut baik relokasi dan perluasan investasi perusahaan-perusahaan Jepang ke indonesia seperti Denso, Sagami, Panasonic, Mitsubishi Chemical dan Toyota,” katanya dalam keterangan pers bersama di Istana Bogor, Selasa (20/10/2020).

Baca Juga: Lembaga Investasi Made in Omnibus Law Beroperasi Januari 2021

Pada kesempatan itu Jokowi juga meminta perhatian Jepang atas adanya kendala impor Indonesia ke Jepang. Mulai dari produk pertanian, kehutanan hingga perikanan. 

Tidak saja itu, dia juga mengajak Jepang bergabung Sovereign Wealth Fund Indonesia. Seperti diketahui di dalam Undang Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) diatur pembentukan sovereign wealth fund (SWF) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI). Lembaga ini dibentuk menjalankan fungsi penanaman modal pemerintah pusat.

“Saya tadi mendorong Jepang ikut berpartisipasi dalam Sovereign Wealth Fund Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: UU Cipta Kerja Bakal Bikin Investasi ke RI Lebih Deras

Pada kesempatan yang sama PM Yoshihide Suga menekankan komitmen Jepang dalam kerjasama bidang infrastruktur. Dia mengatakan hal ini sebagaimana prioritas dari pemerintahan Presiden Jokowi.

“Jepang akan secara mantab memajukan kerja sama di bidang infrastruktur. Seperti MRT, kereta semi cepat jalurJakarta-Surabaya, pembangunan pelabuhan Patimban, pembangunan pulau-pulau terluar dan kerja sama untuk meningkatkan ketahanan ekonomi,” ujarnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini