Serapan Tenaga Kerja Masih Kecil, Bahlil: Enggak Gampang Bos

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2020 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 320 2298335 serapan-tenaga-kerja-masih-kecil-bahlil-enggak-gampang-bos-ef71Ayp6oX.jpg Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (Foto: Setkab)

JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bakal mendongkrak serapan tenaga kerja hingga akhir tahun. Hal ini dikarenakan penyerapan tenaga kerja pada triwulan ketiga sebanyak 295.387 orang dari 45.726 proyek investasi.

Padahal, berdasarkan target BKPM terhadap tenaga kerja pada 2020 dengan investasi Rp817 Triliun bisa menyerap 861 ribu tenaga kerja. Artinya hanya tinggal satu kuartal agar bisa mencapai penyerapan tenaga kerja di 2020.

 Baca juga: Investasi di Pasar Modal meski Ada Corona, Perhatikan Hal Ini

"Jadi insyaAllah masih punya waktu satu kuartal lagi sampai kuartal IV, ini memang kerjaannya enggak gampang bos," kata Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam video virtual, Jumat (23/10/2020).

Kata dia, juga telah mendatangi perusahaan untuk bisa menyerap tenaga kerja. Serta meminta agar pekerjaan yang bisa dilakukan tenaga kerja manusia agar tidak diambil alih oleh teknolgi.

Baca juga: Apa Itu Value Investing? Yuk, Bongkar Rahasia Investasi ala Lo Kheng Hong

"Kami harus datangi perusahaan kami sampaikan bahwa pekerjaan yang masih bisa diberikan kepada manusia jangan diambil alih oleh teknologi," jelasnys.

Saat ini pendekatan yang bukan pendekatan di atas kertas, tapi ini harus dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban moralitas BKPM. Hal ini dikarenakan masih banyak lapangan pekerjaan yang bisa diserap.

" Kami bahwa setiap nilai inevstasi yang lahir di Indonesia harus orientasi pada bagaiman ciptakan lapangan kerja yang maksimal," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini