Dapat Stimulus, Bos AP II: Sudah Ditunggu-tunggu

Ichsan Amin, Jurnalis · Sabtu 24 Oktober 2020 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 24 320 2298943 dapat-stimulus-bos-ap-ii-sudah-ditunggu-tunggu-xq60BdB0KU.jpg Bandara (Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah melalui Direktorat Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memberikan insentif untuk airport tax atau biasa dikenal dengan Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U). Selain airport tax, pemerintah juga membebaskan layanan fasilitas kalibrasi.

Pemberian insentif tersebut berlaku pada periode 23 Oktober hingga 31 Desember 2020. Total insentif tersebut mencapai Rp215 miliar terdiri atas insentif PJPU senilai Rp175 miliar dan insentif biaya fasilitas kalibrasi Rp40 miliar. Insentif ini berlaku pada 13 bandara yang ada di Indonesia.

 Baca juga: Tak Hanya Garuda, Citilink dan Lion Air Akan Terapkan Tiket Murah

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, pelaku industri penerbangan sudah menunggu stimulus ini. Oleh karena itu, dengan terealisasinya stimulus ini menggairahkan kembali para pelaku industri penerbangan.

"Stimulus penerbangan ini sudah ditunggu-tunggu. Presiden (Jokowi), Menteri Koordinator bdiang Perekonomian (Airlangga Hartarto) dan tim Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah memberikan statmen," ujarnya dalam diskusi virtual, Sabtu (24/10/2020).

 Baca juga: Tiket Pesawat Penerbangan Perintis Bakal Disubsidi

Menurut Awaluddin, realisasi ini merupakan bukti kongkrit pemerintah untuk membantu industri penerbangan. Seperti diketahui, sejak pandemi ini beralngsung, inudstri penerbangan menjadi salah satu yang terkena dampak dari pandemi.

"Kami sevagai pelaku industri penerbangan sangat sebang untuk menggairahkan kembali," ucapnya. Menurut Awaluddin, program stimulus yang diberikan Kementerian Perhubungan meliputi dua hal. Pertama adalah airport tax dan pembebasan biaya kalibrasi.

"Kami apresiasi, ini stimulus pemerintah diberikan untuk perecepatan PEN. Ini terobosan membantu industri, kami AP II ada tanggung jawab stimulus ini bisa disingkrongkan dengan program AP II," jelasnya. Nantinya lanjut Awaluddin, stimulus ini akan langsung disinkronkan degnan program pemulihan ekonomi nasional yang dirancang oleh APII.

"Saya menegaskan beberapa hal ini program stimulus ke sektor penerbangan untuk PEN di pandemi. Bagaimana nanti kita singkrongkan dengan AP II dan percepatan pemulihan ekonomis nasional," jelasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini