JAKARTA - Pendiri Alibaba Group Jack Ma mengatakan, rencana IPO ganda dari Ant Group akan menjadi yang terbesar di dunia. Hal tersebut berdasarkan harga yang ditentukan Jumat malam lalu.
"Ini pertama kalinya penetapan harga daftar besar dan terbesar dalam sejarah manusia, ditentukan di luar Kota New York. Kami tidak berani memikirkannya lima tahun lalu, atau bahkan tiga tahun lalu. Tapi keajaiban baru saja terjadi," ujarnya mengutip dari CNBC, Senin (26/11/2020).
Dia tidak memberikan detail pasti tentang harganya. Namun Jack Ma menyebut harga tersebut akan diumumkan secara resmi pada pekan depan.
Baca Juga: IPO Terbesar di Dunia Terancam, Ada Apa?
Didukung oleh raksasa e-commerce China Alibaba, Ant berencana untuk mendaftar secara bersamaan di Hong Kong dan di Pasar STAR Shanghai dalam beberapa minggu mendatang.
Sumber mengatakan daftar itu bisa bernilai USD35 miliar atau setara Rp514 triliun (mengacu kurs Rp14.600 per USD). Angka ini melampaui rekor yang ditetapkan oleh float pada Saudi Aramco yang senilai USD29,4 miliar atau setara Rp431 triliun.
Ma mengatakan sistem keuangan dan peraturan menahan inovasi, menyerukan perombakan untuk memperluas layanan keuangan ke lebih banyak perusahaan kecil dan individu berdasarkan teknologi sebuah etos yang sebagian besar didasarkan pada Ant.
Dia mengatakan, sistem global yang didirikan setelah Perang Dunia II sudah ketinggalan zaman dan terlalu menghindari risiko, menyebut Komite Basel untuk Pengawasan Perbankan dan memperingatkan bahwa risiko terakumulasi di seluruh perekonomian.
Di China, bank masih beroperasi dengan mentalitas gadai yang kuat, menuntut agunan dan jaminan sebelum memberikan pinjaman. Model ini akan gagal untuk mendorong pertumbuhan di masa depan.
Sebaliknya, dia mengatakan sistem perbankan baru, inklusif dan universal yang meminjamkan kepada usaha kecil dan individu berdasarkan data besar harus dibangun.
Ant, yang memiliki bisnis pembayaran ekstensif dan pinjaman mikro yang sebagian besar didasarkan pada data besar, telah menghadapi pengawasan yang meningkat dari regulator.
"Sistem keuangan hari ini adalah warisan dari era industri. Kita harus menyiapkan yang baru untuk generasi berikutnya dan orang muda. Kita harus mereformasi sistem saat ini,” kata Jack Ma.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.