Nah Ketahuan! Pelaku Modus Ganjal ATM Langsung Diciduk

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 07:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 320 2300061 nah-ketahuan-pelaku-modus-ganjal-atm-langsung-diciduk-POofYBZiJ0.jpeg ATM (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Dua orang diduga pelaku modus ganjal ATM di sebuah minimarket daerah Jombang, Bintaro, Tangerang Selatan ditangkap polisi. Modus pembobolan ini kian marak, setelah sebelumnya ada juga modus ATM 'ngelem'.

Penangkapan itu beredar setelah akun instagram @etalasebintaro pada Senin 26 Oktober 2020 malam mengunggah video berdurasi 47 detik.

Dalam video itu menunjukkan keduanya sedang dikerumuni warga dan hendak dimasukkan ke dalam mobil polisi. Terduga pelaku itu terdiri dari satu orang laki-laki dan seorang perempuan.

"Pelaku kriminal dengan modus ganjal ATM di sebuah minimarket di Jombang Raya, Bintaro, Senin malam (26/10) diamankan polisi. Tersangka terdiri dari dua orang, laki-laki dan perempuan," tulis akun Intagram @etalasebintaro yang dikutip Okezone, Selasa (27/10/2020).

Baca Juga: Video Viral! Modus Lem di Mesin ATM, Uang Dikira Tak Keluar 

Modus terduga kedua pelaku itu terendus ketika pegawai minimarket melihatnya. Alhasil, mereka langsung dimankan pengunjung dan memanggil aparat kepolisian.

"Untungnya aksi mereka belum sempat berlangsung karena diketahui oleh pegawai minimarket tersebut dan langsung diamankan pengunjung dan warga sekitar," sambungnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko mengatakan, pihaknya akan meneliti modus ini bersama dengan penyelenggara sistem pembayaran. Diharapkan upaya mitigasinha bisa cepat dilakukan.

“BI bersama jasa penyelenggara sistem pembayaran akan meneliti modus ini, mudah-mudahan cepat mitigasinya,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Minggu (18/10/2020).

 Bobol ATM

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hari dalam melakukan transaksi. Apalagi jika dalam sistem mesin transaksi tersebut ditemukan hal yang janggal.

“Sementara itu kami mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan transaksi pada kanal-kanal pembayaran, dan segera melaporkan kepada penyedia layanan sistem pembayaran terkait, bila ada yang janggal ataupun dirugikan,” jelasnya.

BI juga meminta kepada penyelenggara jasa sistem pembayaran untuk sigap dalam menindaklanjuti kasus laporan serupa. Di samping juga keamanan transaksi harus ditingkatkan.

“Kami juga mengimbau penyelenggara jasa sistem pembayaran untuk sigap menindaklanjuti laporan-laporan serupa, terus meningkatkan keamanan transaksi untuk perlindungan konsumen,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini