5 Alasan Investor Harus Berinvestasi di Indonesia

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 14:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 320 2300297 5-alasan-investor-harus-berinvestasi-di-indonesia-vxMvxXaaYB.jpg Alasan Investasi di Indonesia Sangat Menguntungkan. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA- Bank Indonesia (BI) bakal menggairahkan investor lokal dan global untuk menanamkan modalnya di Tanah Air. Gubernur BI Perry Warjiyo menyebutkan bahwa ada lima alasan menjanjikan sehingga investasi tertarik menanamkan modalnya di Indonesia.

Pertama, Indonesia menawarkan pertumbuhan ekonomi yang menjanjikan dengan kondisi makroekonomi yang stabil. Pascakontraksi akibat pandemi Covid-19, ekonomi Indonesia bakal tumbuh 5% di tahun depan dan 6% secara rata-rata selama lima tahun ke depan.

Baca Juga: Bukan China, Singapura Raja Investasi di Indonesia

"Inflasi juga terkendali, nilai tukar stabil, dan ketahanan eksternal kuat. Kebijakan fiskal dan moneter yang hati-hati terus menjadi dasar yang kuat dari kebijakan makroekonomi ini," ujar Perry dalam video virtual, Selasa (27/10/2020).

Kedua, Indonesia memiliki komitmen yang kuat untuk melakukan reformasi struktural demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Terkait hal ini, pemerintah mengesahkan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja untuk merampingkan investasi dan proses bisnis, penyederhanaan birokrasi, strategi yang jelas untuk manufaktur dan hilirisasi sumber daya alam, mengintegrasikan rantai pasokan lokal dan global, serta mendorong pengembangan usaha kecil dan menengah.

Baca Juga: Serapan Tenaga Kerja Masih Kecil, Bahlil: Enggak Gampang Bos

Ketiga, Indonesia terus menawarkan investasi infrastruktur yang menjanjikan, baik di tingkat nasional, daerah, provinsi, dan kota. Keempat, mempercepat pendalaman pasar keuangan untuk memberi dukungan atas peningkatan kebutuhan pembiayaan investasi di Indonesia. Termasuk penerbitan green sukuk untuk membiayai proyek-proyek hijau dan ramah lingkungan.

Kelima, Indonesia pada tahun ini mempercepat digitalisasi di seluruh aktivitas perekonomian sebagai mesin baru ekonomi domestik yang menjanjikan.

"BI bangga dan memiliki komitmen yang kuat untuk transformasi digital ini melalui implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025 yang kami luncurkan pada Mei 2019," tandasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini