Selama Pandemi, Neraca Perdagangan RI Surplus dan Tertinggi Dalam 5 Tahun

Ferdi Rantung, Jurnalis · Kamis 29 Oktober 2020 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 29 320 2301318 selama-pandemi-neraca-perdagangan-ri-surplus-dan-tertinggi-dalam-5-tahun-Y4HKduFG6L.jpg Neraca Perdagangan Indonesia Surplus. (Foto: Okezone.com/Pelindo I)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan bahwa di tengah perlambatan ekonomi dan perdagangan global akibat pandemi Covid-19, neraca perdagangan Indonesia justru surplus sebesar USD13,5 miliar. Hasil itu lebih baik dibanding periode yang sama 2019, mengalami defisit sebesar USD2,24 miliar.

"Ini merupakan surplus tertinggi dalam 5 tahun terakhir, mengalahkan surplus pada 2017 sebesar USD11,84 miliar," katanya dalam seminar secara online, Kamis (29/10/2020).

Baca Juga: Neraca Dagang Surplus USD2,44 Miliar, Sri Mulyani hingga Mendag Tuai Pujian

Dia memaparkan, komoditas pertanian dan perikanan menjadi penyumbang besar bagi neraca perdagangan Indonesia selama pandemi. Data ekspor kumulatif dari bulan Januari - September 2020 mencatatkan bahwa sektor pertanian meningkat 11,5% dibandingkan dengan tahun lalu pada periode yang sama. Sedangkan, sektor perikanan tumbuh sebesar 11,6%.

Baca Juga: Neraca Dagang RI Surplus 7 Kali pada 2020, Ini Kata Mendag

Untuk sektor pertanian produk ekspor yang meningkat adalah buah-buahan, kacang- kacangan, sayuran dan produk hewan. Sementara bagi perikanan adalah ikan olahan dan udang.

"Hal ini memberikan sinyal optimisme bagi masyarakat dan pelaku pasar bahwa perekonomian Indonesia sudah on track atau di jalurnya menuju ke arah yang lebih baik," terangnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini