Indonesia Resesi, Jokowi Sebut Ekonomi RI Kuartal III Minus 3%

Dita Angga R, Jurnalis · Senin 02 November 2020 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 320 2302780 indonesia-resesi-jokowi-sebut-ekonomi-ri-kuartal-iii-minus-3-Vj2KZHGXDC.jpg Jokowi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2020 akan tetap minus. Dengan demikian, Indonesia dipastikan masuk jurang resesi.

Meskipun begitu, Jokowi menyebut minusnya tidak sebesar pada kuartal II-2020 yang sebesar 5,32%.

“Kita tahu kemarin di triwulan II pertumbuhan ekonomi kita di angka minus 5,32%. Di kuartal ketiga ini, kita juga mungkin sehari, dua hari, tiga hari ini akan diumumkan oleh BPS juga masih berada di angka minus. Perkiraan kita di minus 3% naik sedikit,” katanya saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Senin (2/11/2020).

Namun, Jokowi menyebut bahwa kondisi Indonesia saat ini jauh lebih baik jika dibandingkan negara-negara lain. Apalagi menurutnya tren perekonomian Indonesia arahnya positif.

“Kuartal III mungkin minus 3% lebih sedikit. Dan itu adalah trennya membaik dan trennya positif. Ini yang harus ditekankan kalau ada pengumuman di BPS. Trennya membaik dan positif. Dari minus 5,32% menjadi minus 3 koma sekian,” tuturnya.

Jokowi menekankan agar memasuki kuartal ke-III semuanya benar-benar dimaksimalkan. Terutama berkaitan dengan realisasi belanja.

“Kemudian yang kedua saya ingin menyampaikan yang berkaitan dengan kuartal yang ke-IV. Ini adalah kuartal terakhir. Saya harapkan realisasi belanja kita betul-betul harus berada pada titik yang paling maksimal,” pungkasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini