Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari Rugi, Kini Barito Pacific Untung di Tengah Corona

Taufik Fajar , Jurnalis-Rabu, 04 November 2020 |18:38 WIB
Dari Rugi, Kini Barito Pacific Untung di Tengah Corona
Laporan Keuangan (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - PT Barito Pacific Tbk (BRPT) meraih pendapatan bersih konsolidasi sebesar USD1,66 miliar pada periode sembilan bulan di 2020. Dengan tingkat EBITDA sebesar USD386 juta dan keuntungan bersih konsolidasi sebesar USD76 juta.

BRPT juga mencatat keuntungan bersih yang dapat diatribusikan kepada perusahaan sebesar USD11,3 juta untuk periode 9 bulan tahun 2020, dari yang sebelumnya mencatatkan kerugian bersih sebesar USD8,9 juta untuk periode 6 bulan tahun 2020.

Direktur Keuangan BRPT David Kosasih mengatakan, peningkatan kinerja BRPT ini didorong oleh rebound pertumbuhan industri petrokimia sehingga kinerja lini bisnis petrokimia BRPT yang terus menunjukkan tren positif pada kuartal ketiga dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

"Selain itu, bisnis anak perusahaan di sektor energi juga terus memberikan kontribusi yang besar dan stabil pada perolehan pendapatan dan laba secara konsolidasi," kata David dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (4/11/2020).

Baca Juga: Kenaikan Jumlah Pelanggan Kerek Pendapatan Indosat Jadi Rp20,5 Triliun

Di tengah pandemi Covid-19, anak usaha BRPT yakni PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) telah menyelesaikan pabrik MTBE dan Butene-1 pertama di Indonesia tepat waktu, sesuai anggaran dan memenuhi spesifikasi, meningkatkan total kapasitas produksi sebesar 128KTA untuk MTBE dan 43KTA untuk Butene-1.

Pembangunan pabrik tersebut, menurut dia, menjadikan kapasitas total produksi TPIA keseluruhan menjadi 4,2 MTA dan menandai keberhasilan pelaksanaan dan penyelesaian Integrasi TPIA 2015-2020.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement