Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi Indonesia Resesi, Daerah Mana yang Paling Minus?

Rina Anggraeni , Jurnalis-Kamis, 05 November 2020 |13:10 WIB
Ekonomi Indonesia Resesi, Daerah Mana yang Paling Minus?
Ekonomi (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis angka Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan III-2020. Adapun, perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2020 mencapai Rp3.894,7 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp2.720,6 triliun.

Artinya, ekonomi Indonesia triwulan III-2020 terhadap triwulan III-2019 mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 3,49% (y-on-y). Sehingga secara kumulatif, Ekonomi Indonesia sampai dengan triwulan III-2020 mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 2,03% (c-to-c).

 Baca juga; Begini Cara agar Resesi Indonesia Tak Berlanjut

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan struktur ekonomi Indonesia secara spasial pada triwulan III-2020 didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa sebesar 58,88%, dengan kinerja ekonomi yang mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 4,00% (y-on-y).

"Kelompok provinsi di Pulau Bali dan Nusa Tenggara mengalami kontraksi pertumbuhan terdalam sebesar 6,80%," kata Suhariyanto dalam video virtual, Kamis (5/11/2020).

 Baca juga: Terungkap! Ini Biang Kerok RI Masuk Jurang Resesi

Sementara itu, kelompok provinsi lainnya yang mengalami kontraksi pertumbuhan antara lain Pulau Kalimantan sebesar 4,23%, Pulau Sumatera sebesar 2,22%, Pulau Maluku dan Papua sebesar 1,83%, serta Pulau Sulawesi sebesar 0,82%.

Namun jika dibandingkan terhadap triwulan sebelumnya, Ekonomi Indonesia triwulan III-2020 meningkat sebesar 5,05% (q-to-q).

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement