Ekspor Rotan RI Moncer di Tengah Corona

Fathnur Rohman, Jurnalis · Kamis 05 November 2020 20:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 05 320 2304962 ekspor-rotan-ri-moncer-di-tengah-corona-07LoUGxcFF.jpg Ekspor (Shutterstock)

CIREBON - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat, nilai ekspor produk rotan Indonesia selama Januari hingga Agustus tahun 2020 mencapai USD357,16 juta, atau mengalami peningkatan sekitar 4,35% dibandingkan periode yang sama ditahun 2019.

"Bapak dan ibu yang saya hormati. Nilai ekspor produk rotan Indonesia pada periode Januari sampai Agustus 2020, tercatat sebesar USD357,16 juta atau naik 4,35% dibandingkan periode yang sama ditahun 2019," kata Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto dalam sambutannya, ketika melakukan kunjungan kerja di Cirebon, Jawa Barat, Kamis (5/11/2020).

 Baca juga: Geber Ekonomi dengan Ekspor dan Investasi

Agus menerangkan, tren ekspor produk rotan Indonesia juga mengalami kenaikan dalam kurun waktu tahun 2015 hingga tahun 2019. Peningkatan tren ekspor rotan ini, kata Agus, sampai menyentuh angka sebesar 2,11%.

Atas dasar itu, lanjut Agus, Kemendag mendorong agar para pelaku usaha furniture rotan, khususnya di Kabupaten Cirebon bisa meningkatkan jumlah produksinya.

 Baca juga: Hasil Pilpres AS Tak Pengaruhi Upaya Negosiasi LTD

"Saya juga tadi mendorong agar peningkatan dari para pelaku usaha rotan yang ada di Cirebon ini, sudah ditingkatkan dua kali tahun depan, dengan bantuan permodalan dari bank untuk pengembangan ekspor (rotan) di Indonesia," ujar Agus.

Walaupun nilai ekspor produk rotan Indonesia meningkat, Agus mengaku tidak mau berpuas diri. Sebab, hingga saat ini ekspor produk rotan Indonesia masih jauh dibawah negara Vietnam dan Tiongkok. Padahal, ia mengklaim kalau Indonesia sudah menjadi negara produsen rotan terbesar di dunia.

"Dengan Indonesia sebagai negara produsen rotan terbesar di dunia, masih berada diperingkat ketiga negara eksoprtir rotan di dunia dengan pangsa 6,11 persen. Jauh dibawah Tiongkok 45,15 persen dan Vietnam 12,49 persen," imbuhnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Agus juga telah melepas sebanyak lima kontainer berisi produk furniture rotan, dari tiga eksportir di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang akan dikirim ke 10 negara.

Rencananya, sambung dia, dalam waktu dekat ini ada sebanyak 40 kontainer dari tiga eksportir tersebut yang bakal dikirim.

"Dalam momentum ini saya akan melepas lima kontainer dari rencana 40 kontainer, yang akan segera di kapalkan ke 10 negara oleh tiga eksportir asal Cirebon, dengan total nilai kontrak sebesar Rp5,3 miliar atau hampir setara USD362 ribu" ucap Agus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini