Terkesan dengan Tes Covid-19 di Bandara, Erick Thohir Ingin Kerjasama dengan Jepang

Rina Anggraeni, Jurnalis · Sabtu 07 November 2020 17:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 07 320 2305895 terkesan-dengan-tes-covid-19-di-bandara-erick-thohir-ingin-kerjasama-dengan-jepang-zZucuXNFm2.jpg Erick Thohir Jajaki Kerjasama Bidang Kesehatan dengan Jepang. (Foto: Okezone.com/BUMN)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan penjajakan kerjasama dengan Pemerintah Jepang dan kalangan bisnisnya di bidang kesehatan dengan fokus teknologi baru, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, dan partisipasi Jepang di KEK Kesehatan.

Sektor lain yang dijajaki adalah peluang kerjasama untuk pembangunan perumahan milennial, pembangunan industri EV Battery, dan pembiayaan untuk proyek-proyek infrastruktur Nasional.

Baca Juga: Sempat Molor, Menko Luhut Targetkan Vaksinasi Covid-19 di Desember

“Jepang sudah dikenal sebagai negara yang maju di bidang kesehatan. Sebagai contoh, saya terkesan dengan test Covid-19 yang dilakukan oleh Pemerintah Jepang di airport. Testnya cukup dengan saliva dan tidak melalui nasal. Hasil test

ini dapat diketahui dalam waktu kurang dari satu jam dengan tingkat akurasi yang cukup tinggi. Saya ingin teknologi ini dipergunakan di airport-airport di bawah manajemen AP 1 dan AP 2. Bayangkan dampaknya untuk percepatan pemulihan ekonomi kita,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Sabtu (11/9/2020).

Baca Juga: Menristek Ingin Obat Herbal Dipopulerkan di Indonesia

Sementara, di bidang perumahan, Menteri BUMN, Wakil Menteri II BUMN, dan Direktur Utama BTN bertemu dengan IIDA Group Holding dan Daiwa House dalam menjajaki kerjasama untuk mendukung program pembangunan hunian untuk milenial yang terintegrasi dengan transportasi massal.

"Hunian ini akan ramah lingkungan dan dilengkapi dengan teknologi dengan biaya yang efisien," katanya.

Di bidang pembiayaan infrastruktur, Menteri BUMN dan Wakil Menteri II BUMN juga melakukan beberapa pertemuan dengan sejumlah lembaga keuangan di Jepang, untuk membahas berbagai potensi investasi langsung Jepang di BUMN dalam pembangunan infrastruktur.

"Seperti pembangunan jalan tol, pelabuhan, dan bandar udara," katanya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini