Cash is King tapi Arus Kas Tetap Jadi Queen

Fakhri Rezy, Jurnalis · Minggu 08 November 2020 22:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 08 622 2306142 cash-is-king-tapi-arus-kas-tetap-jadi-queen-5ENsILCn5F.jpeg Rupiah (Shutterstock)

JAKARTA - Resesi ekonomi melanda perekonomian Indonesia. Hal ini membuat kepanikan bagi masyarakat akan masalah perekonomian tersebut di tengah Covid-19.

Namun, badai yang menerpa perekonomian masyarakat tersebut pastinya akan berlalu. Oleh sebab itu, perlu disiapkan ketahanan finansial yang cukup hingga perekonomian kembali membaik.

Mengutip akun @Pritaghozie, Jakarta, Minggu (8/11/2020), berikut 5 hal agar ketahanan financial tetap terjaga:

 Baca juga: Cara Bijak Habiskan BLT Subsidi Gaji Gelombang 2

1. Cash is King

Prita mengatakan walaupun cash is king, tapi diharapkan dapat melakukannya dengan tenang. Jangan sampai panik.

Dirinya meminta agar periksa 3 hal, yaitu dana darurat masih ada berapa, tabungan liburan yang bisa dialihkan sementara, hingga aset seperti emas ada berapa.

 Baca juga: Cara Kelola BLT Rp1,2 Juta agar Selamat di Tengah Resesi

"Mulai sekarang, pakai dana kas beneran untuk kondisi darurat ya," ujarnya.

2. Cash is King But Cashflow is Queen

Meskipun kas dan dana lain masih aman, jangan diam saja. Evaluasi sumber pemasukan ke depan masih dari mana saja.

Hitunglah bagaimana dengan gaji yang diterima. Selain itu, evaluasi apakah bisnis berjalan lancar.

"Open up for new opportunities. Jangan malu untuk memulai usaha yang halal," ujarnya.

3. Apa yang Kamu Beli, bukan berarti Apa Saja yang Mampu Dibeli

Kita tetap harus waspada dengan menyesuaikan gaya hidup. Tetaplah berpegang pada konsep Living 50%, saving 30% dan playing 20%.

4. Jika Tak Mampu Beli Cash, Berarti Kemampuan Berkurang

Prinsipnya, kita harus bijak saat mengambil pinjaman. Usahakan cicilan yang tersisa adalah untuk pembelian aset yang bernilai meningkat atau untuk usaha modal.

"Waspada jika cicilan sudah 50% dari gaji,, maka siap-siap menjual aset," ujarnya.

5. SIP

SIP kepanjangan dari Save and Shop, Invest smart, dan Protect our Family. Save and shop maksudnya jaga keseimbangan dengan dana kas cukup dan tetap konsumsi semua produk lokal.

Sementara itu, invest smart berarti berinvestasi untuk memajukan ekonomi dalam bentuk investasi di SBN Ritel dan masuk ke pasar modal. Serta, Protect our family artinya periksa BPJS Kesehatan, asuransi jiwa hingga asuransi kesehatan.

"Selama kita masih punya waktu, tenaga, dan kesehatan, berarti kita masih dikasih kesempatan untuk menata dan memperbaiki keuangan," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini