Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warren Buffett Buyback Saham Rp127 Triliun

Giri Hartomo , Jurnalis-Senin, 09 November 2020 |11:01 WIB
Warren Buffett <i>Buyback</i> Saham Rp127 Triliun
Warren Buffett (Foto: Okezone/CNBC)
A
A
A

JAKARTA - Berkshire Hathaway meningkatkan program pembelian kembali sahamnya atau buyback . Bahkan aksi pembelian saham kembali di kuartal III-2020 lebih banyak dibandingkan pembelian kembali dari kuartal sebelumnya.

Melansir CNBC, Senin (9/11/2020), konglomerat ternama Warren Buffett sendiri membeli kembali saham (buyback) senilai USD9 miliar atau setara Rp127 triliun (mengacu kurs Rp14.200 per USD) saham miliknya . Atau naik dibandingkan periode kuartal sebelumnya, yang mencapai USD5,1 miliar atau setara Rp72,2 triliun.

Baca Juga: Saham-Saham yang Berpotensi Cuan Usai Joe Biden Jadi Presiden AS 

Sehingga jika ditotal, pembelian kembali Berkshire adalah sebesar USD15,7 miliar atau setara Rp222 triliun. Berkshire membeli kembali lebih dari USD2,5 miliar saham Kelas A dan sekitar USD6,7 miliar saham Kelas B selama kuartal tersebut. Ini mengesampingkan perkiraan UBS dengan total pembelian kembali kuartalan hanya USD3,2 miliar.

Pembelian saham kembali Buffett dilakukan di tengah masa sulit untuk operasinya karena ekonomi global berjuang untuk pulih dari virus korona, yang secara langsung berdampak pada bisnis yang dimiliki sepenuhnya perusahaan yang meliputi rel kereta api, utilitas, dan asuransi.

Berkshire mengatakan pendapatan operasinya mencapai USD5,478 miliar atau setara Rp77,6 triliun atau turun lebih dari 30% dari periode tahun sebelumnya. Namun hal tersebut tidak terlalu dikhawatirkan karena beberapa investasi di perusahaan pubik seperti Apple dan Coca-cola meningkat tajam.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement