Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indonesia Resesi, Daya Beli Terguncang akibat Covid-19

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 11 November 2020 |15:40 WIB
Indonesia Resesi, Daya Beli Terguncang akibat Covid-19
Indonesia Alami Resesi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Pandemi virus corona membuat berbagai sektor bisnis mengalami gangguan. Dampaknya ekonomi Indonesia mengalami resesi karena selama dua kuartal berturut-turut pertumbuhan ekonomi minus.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, dampak pandemi membuat daya beli masyarakat menurun. Apalagi ekonomi Indonesia dipengaruhi konsumsi rumah tangga.

Baca Juga: Indonesia Resesi, Sri Mulyani Waspadai Potensi Pandemi Covid-19 Gelombang Kedua

"Ekonomi kita dalam lima tahun terakhir sangat ditentukan oleh faktor-faktor domestik. Salah satunya adalah belanja pemerintah dan konsumsi masyarakat yang di atas 50%. Nah saat ini konsumsi masyarakat terganggu di tengah pandemi," ujarnya dalam diskusi virtual, Rabu (11/11/2020).

Menurut Teten, daya beli masyarakat terganggu karena banyak masyarakat kehilangan pekerjaan. Mengingat banyak perusahaan juga terganggu kerjanya sehingga harus melakukan efisiensi.

"Karena daya beli masyarakat terganggu karena kehilangan pekerjaan karena kehilangan pekerjaan, kehilangan pendapatan termasuk juga pelaku UMKM omsetnya banyak yang turun," jelasnya.

Baca Juga: Pemulihan On The Track, Ekonomi Kuartal IV Diprediksi Tumbuh 0,6%

Memang menurut Teten, pemerintah mengeluarkan berbagai macam stimulus untuk masyarakat hingga para pelaku usaha. Namun menurutnya, akan sangat sulit untuk mengembalikan daya beli seperti kondisi normal.

"Meskipun sekarang pemerintah menggelontorkan banyak bantuan sosial termasuk juga banpres tapi untuk mengembalikan daya beli masyarakat ke keadaan normal sangat berat," jelasnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement