Hadapi Cuaca Ekstrem, Mentan Kerahkan 9.000 Ton Pupuk untuk Petani

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 11 November 2020 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 11 320 2307968 hadapi-cuaca-ekstrem-mentan-kerahkan-9-000-ton-pupuk-untuk-petani-7hVCV4e67H.jpg Mentan Pastikan Ketersediaan Pupuk Bagi Petani. (Foto: Okezone.com/Bulog)

JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meninjau ketersediaan stok pupuk di wilayah Tangerang Raya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi ancaman kekeringan karena perubahan cuaca ekstrim yang bisa mempengaruhi produktivitas pertanian.

"Dengan kesiapan pupuk yang lebih baik tahun 2020 ini, maka hasil produktivitas pertanian juga hasilnya lebih besar," pungkasnya, Rabu (11/11/2020).

Baca Juga: Mentan Prediksi La Nina Rusak Lahan Pertanian

Kementerian Pertanian (Kementan) pun menyalurkan stok 9 ribu ton pupuk bersubsidi untuk mengcover 3 wilayah di Tangerang Raya. Ketiga wilayah itu adalah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

"Kita kemarin karena ada ancaman kekeringan, percepatan tanam kita lakukan. Oleh karena itu, penggunaan 9 ribu (ton) itu sesuai permintaan sudah. Oleh karena itu sekarang ini, tinggal tambahan untuk masuk MT (musim tanam) 1 2020-2021, Oktober-Maret. Ini yang kita persiapkan," jelasnya.

Baca Juga: Jumlah Penduduk Makin Banyak, Jangan Lupakan Sektor Pertanian

Sementara itu, terkait dengan akselerasi, Mentan mengatakan bahwa problem sementara ada pada administratif. Di mana Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang diajukan tidak sesuai.

"Kami sudah kasih petunjuk. Sepanjang itu memang bisa dipercepat dan sesuai SOP tidak ada kesulitan. Dari sisi keterlambatan, intervensi pupuk kalau itu dibutuhkan," sambungnya.

Sementara itu, Direktur UTama (Dirut) PT Pupuk Kujang, Maryadi menegaskan bahwa ketersediaan pupuk subsidi di area Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, dan Banten, masih mencukupi. Totalnya secara stok keseluruhan mencapai 138 ribu ton.

"Stok kita saat ini 138.000 ton. Kemudian untuk Provinsi Banten stok kita ada 8.500 ton. Kemudian untuk stok gudang di Mauk (Tangerang) yang peruntukkannya untuk Kota Tangerang, Kabupaten, Tangsel, kita punya stok 2.000 ton," terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini