Polemik Penambahan Kepemilikan Saham DLTA, Kepala BPBUMD Angkat Bicara

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 13 November 2020 19:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 278 2309238 polemik-kepemilikan-saham-pemprov-dki-di-dlta-ternyata-tertukar-dengan-san-miguel-uNiUBkDqnl.png Polemik Kepemilikan Saham Produsen Bir, Delta Djakarta. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa tidak ada perubahan kepemilikan saham milik Pemprov di PT Delta Djakarta. Pihak Pemprov pun telah mengecek perubahan kepemilikan saham bulan ini dan bulan sebelumnya.

Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BPBUMD) Provinsi DKI Jakarta, Faisal Syafruddin mengatakan, pihaknya telah melakukan penelusuran dan pengecekan atas komposisi saham tersebut. Berdasarkan hasil penelusuran, per 13 November 2020 pukul 14.31 WIB.

Baca Juga: Sepak Terjang Kepemilikan Pemprov DKI di Saham Delta Jakarta Sejak 1984 hingga 2020

"Dalam dokumen berbeda di situs BEI ditemukan komposisi yang sebenarnya, yaitu tertulis bahwa San Miguel Malaysia masih memiliki saham sebesar 58,33% dan Pemprov DKI Jakarta memiliki saham sebesar 26,25%," ujar Faisal, dalam keterangannya, Jumat (13/11/2020).

Dengan demikian, kata Faisal, pemberitaan terkait penambahan saham tersebut adalah tidak benar. Dirinya pun menyayangkan adanya pihak yang tidak melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada Pemprov DKI Jakarta dan mengecek prosedur yang ada. Di mana perubahan jumlah saham harus melalui persetujuan DPRD Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga: Pemprov DKI Bantah Tambah Saham di PT Delta Jakarta

Hingga saat ini, jumlah saham Pemprov DKI Jakarta masih sama sejak tahun 2015, yakni 26,25 % atau sebesar 210.200.700. Adapun kronologis kepemilikan saham Pemprov DKI Jakarta sebagai berikut:

- 1984 : sebesar 810.600 saham (35%)

- 1993 : sebesar 4.204.014 saham (30%)

- 2000 : sebesar 4.204.014 (26,25%)

- 2015 : sebesar 210.200.700 (26,25%).

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah porsi saham menjadi 58,33% pada produsen minuman beralkohol, yaitu PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Hal itu merupakan informasi hoaks atau tidak benar.

“Siapa yg menyatakan Pemprov DKI Jakarta akan menambah saham di PT Delta menjadi 58,33%? Saya kira informasi tersebut tidak benar,” kata Sekretaris Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah Provinsi DKI Jakarta, Riyadi kepada Okezone, Jumat (13/11/2020).

Dia menyebut bahwa hingga saat ini masih melakukan proses untuk melepaskan kepemilikan saham di perusahaan minuman beralkohol tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini