Geber Daya Beli, Yuk Beli Tanaman hingga Sepeda

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 14 November 2020 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 14 622 2309613 geber-daya-beli-yuk-beli-tanaman-hingga-sepeda-wP3khdX1gJ.jpg Tanaman Hias (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di kuartal III-2020 masih mengalami kontraksi meskipun sudah menunjukan tanda-tanda perbaikan. Adapun pada kuartal III-2020, ekonomi Indonesia -3,49% secara tahunan (year on year/yoy).

Salah satu penyebab dari masih rendahnya pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2020 adalah rendahnya konsumsi rumah tangga. Hal ini karena para kelas menengah masih menanhan untuk belanja sehingga konsumsi -4,04% di kuartal III-2020. .

Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Hidayat Amir mengatakan, meskipun masih rendah, namun ada beberapa orang yang masih aktif belanja. Bahkan ada beberapa produk yang laris manis terbeli selama masa pandemi covid-19 berlangsung.

Salah satu contohnya adalah sepeda dan tanaman hias yang kini menjadi hobi baru masyarakat selama pandemi. Menurutnya, hal tersebut merupakan langkah positif karena bisa mendorong konsumsi.

“Solusinya gimana? Solusinya tadi, cari titik temu, kalau kesehatan belum pulih. Sekarang konsumsinya cari-cari, beli sepeda baru, beli tanaman, bunga, tapi itu temporary-lah. Kalau situasi udah baik bisa jalan-jalan ke bioskop lagi, hotel, liburan,” ujarnya dalam diskusi virtual, Sabtu (14/11/2020).

Menurut Hidayat, kelas menengah atas masih menahan konsumsi karena situasi yang juga belum kembali normal, sehingga para kelas menengah ini memilih untuk menyimpan uangnya.

Sedangkan untuk golongan menengah bawah, justru lebih memilih untuk menghabiskan uang untuk konsumsi. Mengingat, pemerintah juga memberikan berbagai macam bantuan dari mulai Bantuan Langsung Tunai (BLT) berupa uang cash atau bantuan sosial berupa sembako.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini