RCEP Diteken, Ekspor Indonesia Bakal Naik 12%

Michelle Natalia, Jurnalis · Minggu 15 November 2020 14:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 15 320 2309934 rcep-diteken-ekspor-indonesia-bakal-naik-12-nLFDiDE6tU.jpg Kerjasama Perdagangan. (Foto: Okezone.com/Shuttertock)

JAKARTA - Pemerintah telah melakukan tanda tangan kerjasama yakin Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

Seperti diketahui RCEP merupakan perjanjian perdagangan bebas di kawasan yang melibatkan 15 negara. Perjanjian tersebut memiliki tujuan untuk membuka akses pasar, menyediakan fasilitas perdagangan dan investasi, serta mempromosikan integrasi ekonomi regional.

Baca Juga: Jokowi: Hari Bersejarah, Perjanjian Dagang RCEP Ditandatangani

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan berdasarkan penelitian dari lembaga swasta bahwa setelah lima tahun setelah ratifikasi bahwa RCEP ini bisa menggairahkan ekspor hingga 12% dan peningkatan investasi sebesar 22%

"Jadi berdasarkan penelitian lembaga swasta setelah lima tahun yang sudah diratifikasi bahwa akan menggairahkan efek sampai 8 hingga 12% dan investasi 18 sampai 22%," ujar Mendag dalam video virtual, Minggu (15/11/2020).

 

Kata dia dengan adanya RCEP ini Indonesia akan menikmati spill over. Efek global yang bisa menikmati supplai chain bisa meningkatkan ekspor dunia 7,2%.

“Ini sangat mendorong ekspor Indonesia ke dunia. RCEP itu meningkatkan daya saing dan ini dilakukan negara lain dengan pesaing kita," jelasnya.

Menurutnya, RCEP itu adalah gagasan yang secara berani yang dicetuskan Indonesia untuk mempertahankan centralitas Asean. Hal ini untuk memasuki global value chain lebih dalam.

"Caranya konsolidasi 5 Asean itu jadi mega regional jadi ASEAN sebagai pusatnya. Perjanjian RCEP ini proses sangat panjang," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini