Jangan Tertipu Untung Besar, Begini Cara Pintar Hindari Investasi Bodong

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 16 November 2020 11:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 16 622 2310255 jangan-tertipu-untung-besar-begini-cara-pintar-hindari-investasi-bodong-ez6u5FDWic.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Perusahaan investasi bodong masih berkeliaran di masyarakat. Sering kali, masyarakat awam menjadi korban karena tidak terlalu memahami alur investasi yang benar. Akibatnya, alih-alih mendapatkan untung, malah kehilangan uang.

Baca Juga: Investasi Bodong, Indosterling Optima Investa Tak Punya Izin OJK

Perencana Keuangan Eko Endarto mengatakan, sebelum investasi konsumen harus menanyakan Legalitas atau apakah perusahaan investasi resmi itu atau terdaftar Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Ini harus memiliki legalitas perusahaan yang memadai. Selain perizinan kegiatan investasi, perusahaan tersebut juga harus mengantongi izin dari OJK," kata Eko di Jakarta, Senin (16/11/2020).

 

Selain itu, investor juga harus memahami pengertian high risk dan high return. Jika, investasi yang menawarkan keuntungan besar tanpa risiko bisa jadi patut dicurigai.

"Semakin besar nilai investasi yang ditanamkan, semakin besar pula nilai keuntungan yang akan didapatkan jika investasi berjalan lancar. Tapi kalau perekrutan perlu diwaspadai," katanya.

Lalu, hindari sistem perekrutan. Hal ini dikarenakan banyak investasi bodong hanyalah mengumpulkan dana sebesar-besarnya dari banyak investor. Tidak heran, banyak dari perusahaan investasi tidak resmi memberlakukan imbalan bagi investor yang berhasil mengajak investor baru untuk bergabung.

"Karena mereka biasanya mengajak investor untuk menambah keuntungan, sebaiknya hindari perusahaan tersebut," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini