Cara Penuhi Kebutuhan Industri Mamin dengan Produk Lokal

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 19 November 2020 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 320 2312303 cara-penuhi-kebutuhan-industri-mamin-dengan-produk-lokal-dhqOIoCr0j.jpg Pemanfaatan Teknologi untuk Mekanisasi Pertanian hingga Perikanan. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan bersinergi dengan kementerian lain guna mendorong dibangunnya pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan yang mampu dikelola dari hulu hingga hilir. Dengan memanfaatkan teknologi dan mekanisasi pertanian, penggunaan bibit unggul serta teknologi digital menuju Revolusi Industri 4.0.

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Abdul Rochim mengatakan, sinergi akan dilakukan bersama kementerian lain seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan dan kementerian lainnya untuk memenuhi kebutuhan industri makanan dan minuman dalam negeri.

Baca Juga: Menko Airlangga: Asean Sepakati Pulihkan Ekonomi dari Covid-19

"Sehingga ke depan kebutuhan industri makanan dan minuman dapat sebagian besar sudah dipenuhi dalam negeri," ujar Abdul dalam webinar Jakarta Food Security Summit (JFSS) 5, Kamis (19/11/2020).

Abdul menambahkan, implementasi Revolusi Industri 4.0 dapat menjadi game changer untuk pemulihan ekonomi nasional, dimana diharapkan melalui pemanfaatan industri 4.0 dapat membangkitkan sektor produksi, dan meraih kembali posisi net ekspor serta meningkat investasi untuk bangun ekonomi yang kokoh.

Baca Juga: Upaya MNC Pictures Hadapi Tantangan Bisnis di Masa Depan

"Dalam pengembangan industri mamin, Kemenperin mendorong penggunaan teknologi industri 4.0 baik di level hulu (pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan), pengolahan perdagangan, logistik maupun penyimpanan," katanya.

Dia menjelaskan, salah satu prioritas nasional dalam penerapan revolusi industri 4.0 adalah pembentukan ekosistem inovasi dengan misi utama meningkatkan kemampuan Research and Development dengan membangun ekosistem yang melibatkan Kemenristek, perguruan tinggi, dan sektor swasta.

"Pada saat ini sedang didirikan pusat inovasi dengan konsep Making Indonesia 4.0 di Jakarta dan beberapa lab house Industrial Revolution 4.0 di perusahaan dan di balai Litbang di lingkungan Kemenperin," ucapnya.
"Kemenperin juga telah bekerjasama dengan UGM membangun pusat perkembangan industri kakao terpadu di Kab Batang, Jateng yang merupakan implementasi dari konsep Making Indonesia 4.0 yang mencakup aspek produksi, pemberdayaan lokal, edukasi dan agrowisata," sambungnya.
Aditya Pratama
"Pada saat ini sedang didirikan pusat inovasi dengan konsep Making Indonesia 4.0 di Jakarta dan beberapa lab house Industrial Revolution 4.0 di perusahaan dan di balai Litbang di lingkungan Kemenperin," ucapnya.

"Kemenperin juga telah bekerjasama dengan UGM membangun pusat perkembangan industri kakao terpadu di Kab Batang, Jateng yang merupakan implementasi dari konsep Making Indonesia 4.0 yang mencakup aspek produksi, pemberdayaan lokal, edukasi dan agrowisata," sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini