JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memastikam pertumbuhan ekonomi Indonesia juga membaik sejalan meningkatnya realisasi stimulus fiskal dan mobilitas masyarakat. Serta membaiknya permintaan global.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2020 membaik yang tercermin pada pertumbuhan sebesar 5,05% (qtq) dari kontraksi 4,19% (qtq), atau berkurangnya kontraksi pertumbuhan menjadi 3,49% (yoy) dari 5,32% (yoy) pada triwulan sebelumnya.
Baca juga: Mar'uf Amin Ramal Ekonomi RI 2021 Tumbuh 5%
"Meningkatnya realisasi stimulus dan membaiknya mobilitas masyarakat menopang perbaikan permintaan domestik secara bertahap baik konsumsi maupun investasi," kata Perry di Jakarta, Kamis (19/11/2020).

Sementara itu, kinerja ekspor juga membaik, didorong permintaan global terutama dari AS dan Tiongkok. Perbaikan ekonomi domestik yang terus berlanjut tercermin pada perkembangan positif sejumlah indikator pada Oktober 2020, seperti mobilitas masyarakat, penjualan eceran nonmakanan dan online, PMI Manufaktur, serta pendapatan masyarakat.