Sri Mulyani Soroti Tingginya Kasus Covid-19 di Jakarta

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 23 November 2020 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 320 2314666 sri-mulyani-soroti-tingginya-kasus-covid-19-di-jakarta-8FI7G1k249.jpg Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Tertinggi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyinggung kasus Covid-19 di Indonesia masih tinggi. Di mana jumlah kasusnya hingga hari ini sudah bertambah menjadi 502.110.

Dari jumlah kasus tersebut, Sri Mulyani pun menyoroti total kasus Jakarta yang masih tinggi. "Total kasus kita 488 ribu, dan masih paling besar di DKI," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Jumat (23/11/2020).

Baca Juga: Realisasi Anggaran PEN Capai Rp408,61 Triliun, UMKM Paling Besar

Kata dia, untuk negara paling tinggi terinfeksi Covid-29 mencapai 57,8 juta yakni Amerika Serikat (AS).

"Pandemi sekarang sudah 57,8 juta kumulatif, dari jumlah kasus AS tertinggi, Indonesia nomor 31 dengan 488 ribu. Dengan penduduk 4 terbesar kita ada di bawah itu suatu hal baik dan kita berharap ini terjaga karena banyak negara yang hadapi gelombang kedua," tuturnya.

Baca Juga: Pesan Menhub untuk Inovator Muda di Tengah Covid-19

Dia menambahkan, total sembuh ada 40,1 juta dengan tingkat kesembuhan dunia 70%, Indonesia berada di posisi kelima dengan tingkat kesembuhan 80%.

"Jumlah tes juga sudah meningkat mencapai 30 ribu," tandasnya.

Pemerintah kembali melaporkan jumlah kasus positif Covid-19 di Tanah Air. Tercatat kasus positif virus Corona (Covid-19) hingga 23 November 2020 bertambah 4.442 kasus. Sehingga akumulasi sebanyak 502.110 orang.

Dari penambahan sebanyak 4.442 kasus tersebut, tercatat sebanyak sembilan provinsi dengan penambahan kasus harian di atas 100 kasus. Diantaranya:

1. DKI Jakarta : 1.009 kasus

2. Jawa Tengah : 1.005 kasus

3. Jawa Barat : 602 kasus

4. Jawa Timur : 365 kasus

5. Kepulauan Riau : 273 kasus

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini