Menurut Destry, berbagai instrumen investasi pun semakin beragam dan terus berkembang, baik secara jenis maupun dari sisi jumlah. Berdasarkan informasi dari IMF, total investasi di pasar keuangan berbasis sustainable investment telah naik dari USD300 miliar di tahun 2010 menjadi USD850 miliar di tahun 2019.
Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat sejalan dengan meningkatnya awareness atas dampak terhadap lingkungan dan juga tingkat suku bunga global yang masih akan rendah. "Hal ini akan mendorong investor mencari aset alternative, salah satunya ke sustainable investing," katanya.
Pengembangan instrumen investasi berbasis lingkungan seperti “Green Bonds”, juga masuk menjadi salah satu strategi pendalaman pasar keuangan Indonesia yang tertuang didalam “Strategi Nasional Pengembangan dan Pendalaman Pasar Keuangan” bersama pemerintah dan OJK.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.