Pengakuan Nelayan: Ekspor Benih Lobster Hanya Untungkan Eksportir

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 25 November 2020 17:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 320 2316125 pengakuan-nelayan-ekspor-benih-lobster-hanya-untungkan-eksportir-ECBk75dH02.jpg Budidaya Lobster Sangat Menguntungkan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Penerbitan izin eksportir benih lobster yang dikeluarkan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo dinilai tak memberi dampak signifikan terhadap pendapatan nelayan. Sebab, yang merasakan keuntungan dari kebijakan itu hanya para pedagang atau eksportir.

"Tidak begitu berpengaruh terhadap tingkat penghasilan nelayan karena biasanya pihak yang bisa meraih keuntungan hanya para pedagang dan eksportir," kata Koordinator Front Nelayan Bersatu Bambang Wicaksana kepada Okezone, Rabu (25/11/2020).

Baca Juga: Polemik Ekspor Benih Lobster, 1,5 Jam KPK Geledah Ruang Kerja Edhy Prabowo

Penyebab biasanya hasil tangkapan dari para nelayan itu kerap dihargai murah oleh para pengusaha. Mereka itu memang tak ahli dalam bidang pemasaran, sehingga dimanfaatkan para pedagang untuk membelinya dengan harga rendah.

"Karena nelayan hanya menguasai penangkapan saja tapi tidak berdaya padaa pemasaran.Mata rantai kan tidak berhenti pada produksi saja tapi juga pemasaran," ujarnya.

Baca Juga: Heboh Penangkapan Edhy Prabowo, Yusuf Mansur Hitung-hitungan Untung Besar Bisnis Lobster

Selain itu, kebanyakan para nelayan itu pendidikannya rendah, sehingga mereka kurang ahli dalam hal pengembangan bisnis. Kemudian, koneksi mereka juga terbilang sedikit, sehingga tak bisa menjual selain kepada pedagang yang membelinya dengan harga murah.

"Bisa jadi karena SDM-nya yang sangat lemah, enggak ada waktu untuk urus hal lain, tidak punya jiwa bisnis dalam perdagangan dan kurangnya interaksi dengan pasar luar negeri," kata dia.

Saat ini, imbas dari adanya kebijakan tersebut, Politikus Partai Gerindra itu ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penangkapan itu terkait dugaan kasus korupsi pemilihan eksportir benih lobster.

Edhy telah menerbitkan izin kepada 26 perusahaan untuk melakukan ekspor.

Sementara itu, Ustadz Yusuf Mansur (UYM) mengatakan, bisnis ini bisa menjadi “Big Business” di Indonesia kalau memang bibit lobster dibagikan ke 10% orang miskin. Hal itu bisa menghilangkan orang miskin di Indonesia.

Keuntungan usaha pembenihan lobster pun lebih besar daripada pembesarannya. Untuk usaha pembibitan lobster, pelakunya akan mendapat keuntungan hingga 81% .

"Contoh kasus, untuk menghasilkan benih lobster air tawar sebanyak 1.000-2.000 ekor ukuran 2” cukup menggunakan tempat seluas 1×1,5 m dan akan memberikan omset senilai Rp2,2 juta setelah proses pembenihan selama 6 bulan," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini