Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wall Street Menguat, Indeks Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi

   Wall Street Menguat, Indeks Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi
Wall Street (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Wall Street menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), dengan indeks Nasdaq mencapai rekor tertinggi dalam minggu yang dipersingkat liburan saat para pengecer memulai musim belanja akhir tahun di tengah rekor rawat inap Covid-19.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 37,90 poin atau 0,13% menjadi berakhir pada 29.910,37 poin. Indeks S&P 500 bertambah 8,7 poin atau 0,24% menjadi ditutup di 3.638,35 poin.

Sementara, indeks Komposit Nasdaq melonjak 111,44 poin atau 0,92% menjadi 12.205,85. Sebelumnya pada hari itu, Nasdaq mencapai tertinggi sepanjang masa di 12.236,23.

Lima dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir lebih tinggi, dengan perawatan kesehatan naik 0,95% melampaui sektor lainnya. Sementara itu, sektor energi tergelincir 1,25% menjadi kelompok dengan kinerja terburuk.

Sesi perdagangan Jumat (27/11/2020) berakhir pada pukul 13.00 waktu setempat, tiga jam lebih awal dari biasanya.

Nasdaq berkinerja lebih baik saat investor menyukai saham-saham terkait teknologi, pemimpin pasar yang bernasib baik selama pandemi, sementara saham-saham siklikal yang sensitif secara ekonomi tertekan.

Baca Juga: Wall Street Ditutup Menguat Berkat Saham Amazon hingga Facebook 

Ketiga indeks naik untuk minggu ini, di mana S&P 500 mencapai penutupan tertinggi baru dan saham unggulan Dow berakhir di atas 30.000 untuk pertama kalinya.

Dow dan S&P 500 masing-masing naik 2,2% dan 2,3% serta Nasdaq membukukan keuntungan mingguan sebesar 3,0%.

"Ini sesi singkat dan volumenya ringan, jadi kesimpulan satu-satunya adalah bahwa reli tidak goyah untuk saat ini," kata kepala ekonom pasar di Spartan Capital Securities di New York Peter Cardillo seperti dilansir Antara, Jakarta, Sabtu (28/11/2020).

"Itu pertanda baik untuk bulan depan," tambah Cardillo. “Akankah kita melihat reli Santa? Yang paling disukai. Apakah akan sekuat November? Itu tanda tanya besar."

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement