Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Cara Kumpulkan Dana Pensiun agar Tak Susah di Hari Tua

Michelle Natalia , Jurnalis-Sabtu, 28 November 2020 |11:13 WIB
6 Cara Kumpulkan Dana Pensiun agar Tak Susah di Hari Tua
Rupiah (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

1. Berinvestasilah dengan metode cost averaging untuk dana pensiun

Untuk bisa mengumpulkan dana sebesar Rp1,29 miliar selama 18 tahun, berinvestasi dengan cara lump sum (sekali bayar) tentu cukup berisiko. Anda bisa saja kekurangan aset likuid dalam jumlah besar, yang bisa berdampak serius dalam kesehatan finansial. Lakukanlah investasi berkala (cost averaging) setiap bulan untuk mengumpulkan dana pensiun Anda.

Dengan menyisihkan dana sebesar Rp1,95 juta per bulan ke instrumen investasi yang bisa menghasilkan imbal hasil 10% per tahun, maka Anda membutuhkan waktu 225 bulan untuk bisa mendapatkan uang Rp1,29 miliar.

2. Kurangi instrumen investasi tinggi volatilitas

Semakin tinggi imbal hasil investasi tentu makin cepat pula dana pensiun Anda terkumpul. Namun ingat, makin tinggi imbal hasil maka makin tinggi pula risiko investasinya.

Seiring dengan makin tua usia kita, produktivitas bekerja pun akan semakin menurun. Instrumen investasi tinggi risiko seyogyanya sudah mulai dikurangi di usia kepala empat.

3. Jangan tarik dana di JHT BPJS Ketenagakerjaan

Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan sejatinya bisa diklaim ketika kita sudah tidak lagi bekerja karena pemutusan hubungan kerja (PHK), atau pengunduran diri.

Besaran dana JHT tentu cukup menggiurkan untuk ditarik, apalagi bagi mereka yang memiliki pengalaman kerja lebih dari 10 tahun. Namun patut diketahui bahwa, mencairkan dana tersebut di saat ini bukanlah keputusan yang tepat.

Jadikanlah dana JHT BPJS sebagai tambahan dana pensiun di hari tua nanti.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement