4. Berinvestasilah setelah utang Anda terkendali dan memiliki dana darurat
Pengeluaran wajib seperti utang jelas harus dibayar. Apa jadinya jika cicilan utang Anda saat ini cukup besar?
Apakah boleh bagi kita untuk tidak melunasi utang dan lanjut berinvestasi mengumpulkan dana pensiun? Tentu saja tidak.
Ketika utang tidak dibayar, maka akan muncul biaya denda atau penalti yang dikeluarkan pihak pemberi kredit. Alhasil pengeluaran per bulan kita pun bengkak.
Selain utang, pastikan Anda memiliki dana darurat yang bisa mencukupi kebutuhan Anda selama minimal 6 bulan, di saat Anda kehilangan pendapatan.
5. Berinvestasilah setelah memiliki proteksi
Sebagai pencari nafkah, apakah Anda sudah terlindungi secara finansial dari segala risiko hilangnya pendapatan? Jika belum, maka milikilah asuransi jiwa terlebih dulu sebelum akhirnya Anda mengumpulkan dana pensiun.
Membiarkan diri sendiri tak terlindungi tentu akan sangat merugikan anggota keluarga ke depannya. Bayangkan saja, segala tujuan finansial keluarga yang sudah Anda atur untuk jangka pendek hingga panjang akan kandas karena hilangnya pendapatan rutin.
Milikilah asuransi dengan uang pertanggungan yang bisa mencukupi kebutuhan Anda ke depan. Untuk menghitung uang pertanggungan yang dibutuhkan, silakan gunakan Kalkulator Uang Pertanggungan Lifepal. Pilihlah asuransi dengan besaran premi yang ringan, maksimal adalah 10% dari total pendapatan bulanan.
Itulah hal-hal yang harus dilakukan bagi mereka yang saat ini berusia kepala empat dan sama sekali belum mengumpulkan dana pensiun. Pada intinya, pastikan hal-hal yang menjadi prioritas sudah terpenuhi terlebih dulu sebelum Anda berinvestasi.
6. Hitung besaran dana pensiun
Dalam contoh kasus di atas, jika pengeluaran tahunan Anda setelah dikurangi 30% adalah Rp33,6 juta. Maka dengan asumsi inflasi 5% per tahun, pengeluaran tahunan Anda di 18 tahun ke depan mencapai Rp80.862.406
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.