Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alasan Struktur Gaji PNS Dirombak

Reza Andrafirdaus , Jurnalis-Senin, 30 November 2020 |03:42 WIB
Alasan Struktur Gaji PNS Dirombak
Gaji (Foto: Ilustrasi Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Sistem penggajian Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan mengalami perubahan. Pemerintah terus berhati-hati dalam menyusun kebijakan pengupahan untuk abdi negara tersebut.

Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan pemerintah akan hati-hati dalam menyusun kebijakan pengupahan kepada para abdi negara tersebut.

“Seluruh kebijakan penetapan penghasilan PNS tersebut tentu berkaitan erat dengan kondisi keuangan negara, sehingga dibutuhkan upaya ekstra hati-hati,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (29/11/2020).

Paryono mengatakan, simulasi dan analisis terus dilakukan agar kebijakan ini tetap memberikan kesejahteraan untuk PNS.

 

“Dan didukung dengan hasil analisis dan simulasi yang mendalam dan komprehensif,” ucapnya.

“Sehingga mampu menghasilkan kebijakan yang baru tentang Pangkat, Gaji, Tunjangan, dan Fasilitas PNS agar nantinya tidak memberikan dampak negatif, baik terhadap kesejahteraan PNS maupun kondisi keuangan negara,” ucapnya.

Akan tetapi, nantinya penghasilan PNS akan dihitung berdasarkan beban dan risiko pekerjaannya. Artinya, dari mulai tanggung jawab dan risiko pekerjaan akan menjadi pertimbangan dalam penetapan gaji PNS.

Baca Selengkapnya: Gaji PNS Dirombak, BKN: Ini Karena Kondisi Keuangan Negara

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement