Sri Mulyani Ungkap Banyak Orang Buang Duit Beli Obat dan Vitamin

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 30 November 2020 17:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 320 2318949 sri-mulyani-ungkap-banyak-orang-buang-duit-beli-obat-dan-vitamin-rM5AlZuhXF.jpeg Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Selama pandemi covid-19 konsumsi rumah tangga mengalami kontraksi. Sebab, masyarakat lebih menahan belanja dan cenderung menyimpan uangnya untuk menghadapi resesi.

Namun baru-baru ini Mc Kinsey merilis hasil survei mengenai perilaku konsumen Indonesia pada masa pandemi. Menurut survei tersebut, masyarakat menurunkan alokasi anggaran untuk belanja beberapa barang.

Baca Juga: Pecah Rekor, Transaksi Black Friday Tembus Rp127 Triliun

Namun, kebanyakan masyarakat membeli kebutuhan sehari-hari seperti belanja vitamin dan suplemen obat.

"Ini memberikan harapan ke industri jamu dan obat tradisional karena pangsanya sesuai dengan tema saat ini yang mana harus kita manfaatkan momentum pandemi Covid-19," ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (30/11/2020).

Kata dia, data itu memberikan suatu harapan bahwa masyarakat ingin memiliki gaya hidup lebih sehat dan mengonsumsi hal-hal yang dapat meningkatkan imunitas selama masa pandemi.

"Berbagai penelitian ilmiah yang menggambarkan efektivitas khasiat jamu atau obat tradisional terhadap daya tahan tubuh juga semakin banyak," tandasnya.

Dia menambahkan industri jamu, obat-obat herbal dan sektor pendukungnya dapat semakin berkembang.

"Pemerintah sendiri berkomitmen memberikan dukungan melalui berbagai instrumen, dari sisi perpajakan hingga keringanan pembiayaan, untuk mengakselerasi pemanfaatan potensi industri," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini