Duh, 20% Masyarakat Indonesia Belum Punya Rumah

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 470 2320854 duh-20-masyarakat-indonesia-belum-punya-rumah-U8uFkZVjFH.jpg Rumah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemerintah dalam penyediaan rumah bagi masyarakat. Sebab, masih banyak masyarakat yang masih belum memiliki rumah.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik pada tahun 2019, jumlah keluarga di Indonesia yang memiliki rumah sebesar 80,07%. Sedangkan sisanya atau kurang lebih 20%, masih tinggal dengan cara menyewa rumah, menumpang di rumah kerabat, atau mungkin bahkan hidup nomaden.

"Kita semua menyadari, bahwa perjuangan untuk memfasilitasi penyediaan rumah bagi rakyat masih panjang," ujarnya dalam acara Rakernas REI, Kamis (3/12/2020).

Baca Juga: Terinfeksi Covid-19, Program 1 Juta Rumah Tak Capai Target

Oleh karena itu lanjut Ma'ruf, pemerintah memberikan perhatian khusus kepada sektor properti. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 triliun untuk pembiayaan perumahan.

Secara rinci, anggaran tersebut akan diberikan untuk skema pembiayaan Subsidi Selisih Bunga (SSB), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), Pembiayaan dari Kementerian dan Lembaga untuk Prasarana, sarana dan Utilitas (PSU) rumah umum dan rumah khusus. Selain itu, anggaran tersebut juga akan digunakan untuk rumah susun, peningkatan kualitas dan pembangunan baru rumah swadaya, hingga Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan sebesar Rp16,6 triliun untuk 157,5 ribu unit rumah.

"Karena itulah, pemerintah memberikan perhatian khusus untuk sektor properti," ucapnya.

Selain itu, pemerintah juga memiliki program satu juta rumah yang diprioritaskan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Program yang diresmikan pada 2015 ini, hingga 16 november sudah membangun kurang lebih 5,4 juta unit di mana lebih dari 70% dinikmati oleh MBR.

Sementara itu, untuk realisasi pada tahun ini per 16 November baru mencapai 667.554 unit rumah. Hal ini dikarenakan adanya pandemi covid-19 yang terjadi sejak awal tahun hingga saat ini.

"Karena pandemi ini pula, rencana capaian REI untuk membangun 239.109 unit rumah untuk MBR mungkin belum mencapai target," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini