Hotman Paris Pasang Badan untuk Perusahaan Hashim Djojohadikusumo soal Ekspor Benih Lobster

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 04 Desember 2020 14:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 320 2321652 hotman-paris-pasang-badan-untuk-perusahaan-hashim-djojohadikusumo-soal-ekspor-benih-lobster-jd35erE4ru.jpg Hotman Paris Soal Ekspor Benih Lobster (Foto: Okezone/Taufik)

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo tersandung kasus korupsi ekspor benih ekspor. Edhy diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu setelah pulang dari Amerika Serikat di Bandara Soekarno Hatta.

Namun ternyata jauh sebelum kasus tersebut, sempat ada anggapan praktik kronisme terkait ekspor benih lobster. Mengingat, dari beberapa perusahaan yang ditunjuk sebagai eksportir, ada salah satu perusahaan milik kader Gerindra dan yang berafiliasi dengannya.

Baca Juga: Edhy Prabowo Jadi Tersangka, Hashim Djojohadikusumo Buka-bukaan soal Ekspor Benih Lobster 

Salah satunya adalah eskportir PT Bima Sakti Mutiara. Pada posisi jajaran Dewan Komisaris perusahaan tersebut ada nama adik dari Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yakni Hashim Djojohadikusumo.

Perusahaan ini juga menempatkan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai Direktur Utama. Rahayu merupkan putri dari Hashim atau keponakan dari Prabowo Subianto.

 

Terkait hal itu, Pengacara Hashim Djojohadikusumo, Hotman Paris mengatakan bahwa kenyataannya sampai hari ini PT Bima Sakti Mutiara belum mempunyai atau masih menunggu kelengkapan izin ekspor.

"Jadi, masih menunggu ada empat sertifikat lagi yang harus dipenuhi. Pertama, surat keterangan telah melakukan pembudidayaan lobster bagi eksportir belum dapat," ujar dia dalam konferensi pers di Jakarta Utara, Jumat (4/12/2020).

Kemudian, kedua sertifikat instalasi karantina ikan. Ketiga sertifikat cara-cara pembibitan yang baik juga belum dikasih. Dan keempat surat penetapan waktu pengeluaran.

"Maka itu, empat kelengkapan surat izin ekspor dia belum dapat. Artinya belum mempunyai izin ekspor yang lengkap artinya tidak pernah melakukan ekspor," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini